Makassar, katasulsel.com – Setelah jeda kompetisi, PSM Makassar mulai memanaskan mesin. Laga Super League berikutnya bakal digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Senin (2/3), menghadirkan duel panas: PSM menjamu Persita Tangerang.

Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, bilang para pemain masih “libur dulu, recharge tenaga”, sebelum kembali ke latihan intensif. “Untuk sementara, tim masih libur,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Tapi jangan salah, libur bukan berarti santai-santai manja. Tim sudah dijadwalkan bergerak ke Parepare lebih awal, supaya chemistry antar pemain kembali solid dan strategi taktik siap tempur. Sabtu (28/2), mereka sudah dijadwalkan check-in di markas mereka di Stadion Gelora BJ Habibie.

Sementara itu, Persita Tangerang juga tak mau kalah. Usai menelan kekalahan tipis 1-0 dari Dewa United Banten FC di Stadion Indomilk Arena, Kamis (26/2), fokus kini dialihkan menghadapi PSM Makassar.

Pelatih Persita, Carlos Pena, bilang, “Kami harus segera move on. Dalam empat hari, kami sudah main lagi. Mental pemain harus tetap fokus.”

Kekalahan kemarin jadi yang kedua beruntun, setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Persib Bandung. Tapi jangan remehkan Persita, karena posisi mereka masih keenam klasemen, dengan 35 poin dari 23 laga. Masih ada kans untuk naik dan mengejar zona Eropa—eh maksudnya zona papan atas.

Senin nanti di Parepare, jelas bakal seru. PSM yang baru “isi baterai” bakal menghadapi Persita yang lagi panas karena ingin bangkit. Main cepat, pressing ketat, counter attack, bola-bola panjang, semua ada kemungkinan.

Drama? Pasti ada. Pemain capek ngejar bola, pelatih tegang di pinggir lapangan, dan penonton siap ikut tegang di tribun. Kalau ada yang bilang sepak bola cuma angka, datanglah ke Parepare hari Senin. Di sana, strategi, mental, dan adrenalin bercampur jadi satu.

Singkat kata: PSM Makassar vs Persita Tangerang di Parepare bukan sekadar laga Super League. Ini pertarungan yang bisa bikin jantung penonton berdetak kencang. (*)