PADANG, Katasulsel.com – Kalau Ramadan datang, denyut sore di Padang naik satu level. Jalanan menuju pesisir mulai padat sejak pukul lima. Motor beriringan, mobil merayap, klakson sesekali berbunyi. Tujuannya satu: Pantai Padang.
Inilah episentrum ngabuburit paling hidup di Padang.
Langit Sumbar pelan-pelan berubah warna. Jingga bertemu biru laut. Ombak datang silih berganti, seolah ikut menghitung menit menuju azan. Anak muda duduk berjajar di pembatas pantai, sebagian sibuk dengan kamera, sebagian lagi fokus pada kantong takjil di tangan.
“Ngabuburit di Padang itu ya di Pantai Padang. Sudah paket lengkap,” kata Rafi (19), mahasiswa yang datang bersama empat temannya. “View dapat, angin dapat, konten juga dapat,” tambahnya sambil tertawa.
Memang, Ramadan di Padang punya rasa berbeda. Bukan hanya soal menunggu berbuka, tapi soal atmosfer. Di sepanjang bibir pantai, pedagang takjil berjejer seperti festival rasa. Es tebak, es campur, kolak pisang, gorengan panas, sampai sate khas Minang yang aromanya menguar menggoda.
Salsa (22), karyawan swasta di Padang, mengaku hampir tiap sore mampir sebelum pulang. “Capek kerja hilang kalau sudah duduk di sini. Anginnya bikin tenang,” ujarnya. Ia menyebut Pantai Padang sebagai “ruang tamu Ramadan” warga kota.
Fenomena ini bukan sekadar gaya hidup. Ramadan di Padang juga jadi berkah bagi pelaku UMKM. Banyak pedagang musiman muncul hanya selama bulan puasa. “Alhamdulillah, tiap sore habis sebelum azan,” kata Yuliana (41), penjual es tebak yang lapaknya selalu ramai pembeli.
Anak-anak muda menjadikan momen ini ajang eksistensi. Story Instagram penuh siluet senja. Live TikTok dengan latar debur ombak. Padang terasa modern, tapi tetap membumi.
Menjelang magrib, suasana makin padat. Parkiran nyaris penuh. Orang-orang mulai membuka plastik takjil. Ketika azan berkumandang dari masjid sekitar, riuh itu berubah jadi hening singkat. Tegukan pertama air terasa seperti kemenangan kecil setelah seharian menahan lapar.
Inilah wajah Ramadan di Padang, Sumbar.
Kalau kota lain punya alun-alun, Padang punya Pantai Padang. Setiap sore selama bulan puasa, tempat ini menjelma jadi panggung sosial paling ramai.
Bagi yang mencari tempat ngabuburit paling keren di Padang, jawabannya jelas. Datanglah ke Pantai Padang. Duduklah menghadap samudra. Biarkan senja Sumatera Barat yang menuntaskan cerita puasamu hari itu. (*)

Tinggalkan Balasan