PINRANG, Katasulsel.com — Harusnya seru. Tapi justru berakhir ngeri.
Insiden tak terduga terjadi di Pantai Ammani. Wahana donat boat yang biasa jadi favorit wisatawan justru berubah jadi sumber kepanikan.
Bukan sekadar jatuh.
Tapi terpental.
Sebuah video viral memperlihatkan detik-detik menegangkan itu. Diunggah akun @esztycomell, Kamis, 2 April 2026. Durasi 1 menit lebih. Tapi cukup untuk bikin merinding.
Awalnya normal.
Perahu penarik melaju. Donat boat mengikuti. Tapi saat manuver, situasi berubah.
Alih-alih mengikuti arah tarikan, wahana justru terangkat. Melayang.
Lalu terbalik.
Penumpang terpental. Jatuh ke arah pantai. Bahkan mengenai pengunjung lain di sekitar bibir pantai.
Lokasi manuver yang terlalu dekat dengan kerumunan diduga memperparah situasi.
Jeritan. Panik. Kacau.
Setelah insiden, para korban langsung dibawa ke puskesmas terdekat.
Keluhan mulai terasa.
Mual. Pusing. Nyeri di kepala dan perut akibat benturan.
“Langsung ngerasa mual dan pusing,” ujar pengunggah video.
Kondisi bahkan memburuk keesokan harinya.
Tubuh kaku. Sulit bergerak. Leher tegang. Memar mulai muncul.
Beberapa korban harus mendapat penanganan lebih lanjut. Tiga orang dilaporkan sempat diinfus.
Meski begitu, ada tanggung jawab dari pengelola.
Biaya pengobatan di puskesmas disebut ditanggung. Bahkan, uang wahana untuk dua donat boat dikembalikan.
Namun soal ganti rugi lebih lanjut, korban memilih tidak mempermasalahkan.
Insiden ini langsung menyedot perhatian publik. Video tersebut sudah ditonton jutaan kali.
Bukan tanpa alasan.
Wahana air yang seharusnya aman, tiba-tiba berubah jadi ancaman.
Pertanyaannya kini sederhana.
Standar keselamatan sudah maksimal… atau belum? (*)


