Menurutnya, setiap desa memiliki karakteristik ekonomi yang berbeda sehingga pendekatan pengembangan koperasi juga perlu disesuaikan dengan potensi lokal.

Ia mencontohkan sektor pertanian, perikanan, perkebunan, hingga layanan usaha masyarakat seperti apotek desa yang dapat menjadi ruang pengembangan koperasi ke depan.

Dengan pola tersebut, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga administratif, tetapi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

β€œYang terpenting adalah membangun koperasi yang profesional, adaptif, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa,” jelasnya.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Abd Rahman juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar fungsi pengawasan dan regulasi dapat berjalan optimal.

Menurutnya, keterlibatan DPRD merupakan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola koperasi yang transparan dan akuntabel.

Sikap DPRD Sidrap tersebut dinilai menjadi sinyal positif bahwa penguatan ekonomi desa kini mendapat perhatian serius dari lembaga legislatif daerah.

Dengan dukungan berbagai pihak, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu membuka akses usaha yang lebih luas, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Update terbaru: 16 Mei 2026 14:47 WIB