Sidrap, katasulsel.com — Peringatan 1 Dekade Komunitas Tani Sulawesi Selatan (KTSS) tahun ini memilih tempat yang tak biasa. Bukan gedung resmi, tapi Villa H. Pilli di Passeno, Baranti, Sidrap.
Di tempat yang biasanya identik dengan suasana santai itu, ratusan petani dari berbagai daerah Sulsel akan berkumpul pada 26 April 2026.
Namun ini bukan sekadar milad.
Villa H. Pilli akan berubah fungsi menjadi ruang diskusi terbuka, tempat para petani membahas langsung persoalan yang mereka hadapi di lapangan—mulai dari pupuk, harga hasil panen, hingga akses pasar.
Ketua KTSS, Mustaman, menyebut momen 10 tahun ini sebagai titik penting untuk memperkuat suara petani.
Sementara Ketua KTSS Sidrap, Muh Damis, menilai pemilihan lokasi di Villa H. Pilli bukan kebetulan.
“Suasananya lebih cair. Petani bisa bicara apa adanya, tanpa tekanan,” kira-kira begitu makna yang ingin dihadirkan.
Di sinilah sisi uniknya.
Isu strategis pertanian tidak dibahas di ruang formal, tapi di tempat yang lebih terbuka. Dari suasana santai, lahir pembicaraan serius.
Villa H. Pilli bukan hanya jadi lokasi acara. Tapi berubah menjadi pusat gagasan, tempat petani menyatukan pengalaman dan mencari solusi bersama.
Dengan mengusung motto:
“Petani Berkreasi, Petani Sejahtera, Sulawesi Selatan Berjaya”, KTSS ingin menegaskan bahwa kekuatan pertanian tidak hanya ada di lahan, tapi juga di ruang-ruang diskusi seperti ini.
Dan dari sebuah villa di Baranti, arah baru percakapan pertanian Sulsel akan digerakkan (*)
