GOWA, katasulsel.com — Peta kekuatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Sulawesi Selatan 2026 mulai terbaca jelas dari papan klasemen akhir. Ada yang melaju jauh di atas, ada yang tertahan di bawah, dan ada yang “menyelinap” naik dari tengah.

Di papan atas, Kabupaten Maros berdiri sendirian di puncak dengan 560 poin. Jaraknya cukup jauh dari pesaing terdekatnya, menandakan dominasi yang relatif stabil sejak awal lomba.

Di belakangnya, Kota Makassar menguntit di posisi kedua dengan 400 poin, disusul Pinrang dengan 285 poin. Tiga besar ini seperti membentuk “lapis elite” yang cukup jauh meninggalkan rombongan di bawahnya.

Sementara itu, kejutan justru datang dari papan tengah.

Gowa berhasil menembus 5 besar dengan 186 poin, sebuah lonjakan yang cukup mencolok jika dibandingkan posisi sebelumnya yang masih berada di peringkat 21 pada MTQ edisi lalu.

Di bawah Gowa, posisi 6 hingga 10 diisi oleh:

Pangkep: 121 poin
Wajo: 97 poin
Parepare: 76 poin
Sidrap: 72 poin

Di titik ini terlihat jelas adanya jarak antara papan atas dan papan bawah, yang cukup signifikan secara angka.

Menariknya, Gowa bukan hanya naik peringkat, tapi juga berhasil “menembus sekat” papan tengah yang selama ini cukup padat persaingan.

Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, menyebut capaian ini sebagai hasil kerja pembinaan yang terstruktur, bukan kebetulan.

Namun dari sisi kompetisi, yang lebih terlihat adalah pergeseran posisi yang cukup ekstrem dalam satu edisi MTQ: dari papan bawah ke lima besar.

Di sisi lain, papan bawah menunjukkan tantangan yang berbeda. Beberapa daerah masih tertahan di kisaran puluhan poin, jauh dari tiga besar yang sudah menembus ratusan hingga ratusan lima puluhan poin.

Jika dilihat secara keseluruhan, MTQ Sulsel 2026 bukan hanya soal siapa juara, tapi juga memperlihatkan kesenjangan performa antar daerah yang cukup lebar.

Dan di antara peta itu, Gowa menjadi salah satu contoh paling mencolok: bergerak cepat dari papan tengah menuju papan elite dalam satu edisi kompetisi. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita