Makassar, Katasulsel.com – Pembangunan infrastruktur jalan di Sulawesi Selatan lewat skema Multiyears Project (MYP) Paket 4 senilai Rp615 miliar terus bergerak di lapangan. Sejumlah ruas kini mulai memasuki fase yang paling ditunggu: pengaspalan atau hotmix paving.
Program besar ini mencakup 15 ruas jalan strategis dengan total panjang mencapai 286,80 kilometer, yang tersebar di wilayah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Dalam dunia teknik jalan, proyek ini sudah melewati tahapan awal seperti cut and fill (galian dan timbunan), pemadatan subgrade (tanah dasar), hingga LPA/LPS (lapis pondasi agregat) sebelum masuk ke tahap penghamparan aspal hotmix sebagai lapisan aus (wearing course).
Ruas Salaonro–Wajo Masuk Fase “Hotmix Layer”
Salah satu titik pekerjaan yang kini menjadi sorotan adalah Ruas Salaonro–Batas Kabupaten Wajo, yang menghubungkan wilayah Soppeng dan Wajo.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyebut progres pekerjaan di ruas tersebut telah mencapai 18,11 persen, dengan aktivitas lapangan mulai masuk tahap pengaspalan.
“Alhamdulillah pekerjaan pengaspalan pada Ruas Salaonro Kabupaten Soppeng–Batas Kabupaten Wajo saat ini telah mencapai progres 18,11 persen,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).
Dalam istilah konstruksi jalan, fase ini menandai mulai terbentuknya struktur perkerasan lentur (flexible pavement) yang akan menjadi lapisan utama jalur transportasi di kawasan tersebut.
Jalur Logistik Mulai Dibuka, Efek Domino Ekonomi Diharapkan
Ruas Salaonro–Wajo dikenal sebagai salah satu jalur kolektor penghubung (collector road corridor) yang memiliki peran penting dalam arus distribusi barang antara Soppeng dan Wajo.
Dengan meningkatnya kualitas jalan, diharapkan terjadi peningkatan level of service (LoS), yakni kemampuan jalan dalam melayani volume kendaraan dengan lebih lancar dan aman.
……………
Selain itu, perbaikan struktur jalan juga akan menurunkan vehicle operating cost (VOC) atau biaya operasional kendaraan, yang selama ini menjadi salah satu beban utama sektor logistik dan masyarakat pengguna jalan.
MYP Jadi “Proyek Tulang Punggung” Konektivitas Sulsel
Program Multiyears Project ini tidak hanya fokus pada perbaikan permukaan jalan, tetapi juga penguatan struktur jalan secara menyeluruh, termasuk drainase, bahu jalan, hingga stabilisasi badan jalan agar lebih tahan terhadap beban kendaraan berat.
Dengan total 15 ruas yang dikerjakan, MYP Paket 4 ini diposisikan sebagai salah satu proyek backbone connectivity yang menghubungkan kawasan produksi, distribusi, dan pusat pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan.
Fondasi Ekonomi dari Aspal Baru
Gubernur Sulsel menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bagian dari strategi besar memperkuat konektivitas antarwilayah.
……………
Ia berharap, dengan semakin terbukanya akses transportasi, arus barang dan jasa di wilayah Soppeng, Wajo, dan sekitarnya dapat berjalan lebih efisien.
“Mohon doa dan dukungan masyarakat agar pekerjaan berjalan lancar. Infrastruktur yang baik adalah fondasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Di lapangan, proyek ini masih terus berjalan bertahap, dengan fokus pada penyelesaian struktur dasar sebelum seluruh ruas masuk tahap pengaspalan penuh hingga menjadi jalur yang siap difungsikan secara optimal.
Jika seluruh paket rampung, MYP 4 ini diproyeksikan menjadi salah satu penghubung utama yang memperkuat jaringan jalan provinsi sekaligus membuka jalur pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan. (*)
