Wajo, Katasulsel.com β Misteri penemuan jasad seorang pelajar asal Kabupaten Luwu di area perkebunan warga, Desa Batu, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, mulai menemui titik terang. Polisi bergerak cepat dan berhasil mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus kematian korban.
Korban diketahui bernama Muh Algi Aprisal (18), warga Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu. Remaja tersebut ditemukan meninggal dunia pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 15.30 WITA di kawasan kebun milik warga.
Penemuan mayat itu sempat menggegerkan warga sekitar setelah kondisi jasad korban ditemukan dengan luka serius pada bagian tubuh. Polisi menyebut korban mengalami retak di bagian kepala serta patah pada kaki kanan.
Kasus tersebut kemudian ditangani intensif oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Wajo bersama Polsek Urban Pitumpanua.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Kurang dari 1×24 jam setelah penemuan jasad korban, tim gabungan Resmob Polres Wajo berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial M.YA alias AF di wilayah Dadeko, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu.
Kasat Reskrim Polres Wajo, IPTU Fahrul, mengatakan pengungkapan kasus dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.
βTim bergerak cepat setelah menerima laporan penemuan mayat di Desa Batu. Dalam waktu kurang lebih 1×24 jam, terduga pelaku berhasil diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,β ujar IPTU Fahrul, Sabtu (16/5/2026).
Kasus ini bermula ketika seorang warga bernama Syarifuddin mencium bau menyengat saat hendak menuju kebun milik keluarganya di Desa Batu. Setelah mencari sumber bau tersebut, saksi menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa.
Temuan itu kemudian dilaporkan kepada aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.
Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri kemungkinan adanya tindak pidana di balik kematian korban.
Hingga kini, penyidik Sat Reskrim Polres Wajo masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian. Polisi juga belum memberikan rincian detail terkait hubungan antara korban dan terduga pelaku.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. (*)
Update terbaru: 17 Mei 2026 22:04 WIB
