Barru, Katasulsel.com – Warga di wilayah Toe, Desa Siddo, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, dibuat resah setelah empat ekor kambing milik seorang peternak dilaporkan hilang secara misterius dari kandangnya, Minggu (31/5/2026).
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh pemilik ternak, Muh. Yusuf Haktab, saat melakukan pengecekan rutin. Ia mendapati jumlah kambingnya berkurang dari 13 ekor menjadi 9 ekor. Empat ekor yang hilang terdiri dari satu kambing jantan dan tiga betina.
Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Barru. Tim gabungan bersama Satintelkam dan Polsek Soppeng Riaja segera turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta menghimpun keterangan dari korban dan saksi di wilayah Soppeng Riaja, Barru.
Langkah cepat ini menjadi bagian dari respons kepolisian di Kabupaten Barru dalam menekan kasus pencurian ternak yang masih kerap terjadi di kawasan pedesaan, terutama di wilayah Soppeng Riaja yang memiliki aktivitas peternakan cukup tinggi.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Polisi Barru Telusuri Jejak Pelaku Lewat CCTV dan Pasar Hewan
Kasat Reskrim Polres Barru, IPTU A. Fadly Yusuf, S.H., M.H., menegaskan pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan penyelidikan mendalam atas kasus yang terjadi di Soppeng Riaja, Barru tersebut.
“Kami sudah melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta menelusuri kemungkinan jalur keluar masuk pelaku, termasuk pemeriksaan CCTV dan pemantauan di pasar hewan,” ujarnya.
Menurutnya, pola pencurian ternak di wilayah Barru umumnya tidak berhenti pada lokasi kejadian, melainkan berlanjut pada upaya penjualan cepat di titik-titik tertentu untuk menghilangkan jejak pelaku.
Warga Soppeng Riaja Barru Diminta Waspada
Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat di Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan ternak mereka, khususnya pada malam hari.
Polisi mengimbau warga untuk memperkuat pengawasan kandang serta tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk pergerakan ternak tanpa identitas jelas di wilayah Barru.
Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu aparat kepolisian mengungkap kasus pencurian ternak yang kerap terjadi secara diam-diam.
Penyelidikan Masih Berlanjut di Wilayah Barru
Hingga kini, Satreskrim Polres Barru masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku di balik hilangnya empat ekor kambing di Soppeng Riaja, Barru.
Sejumlah petunjuk dari lapangan tengah dianalisis untuk mempersempit ruang penyelidikan, termasuk dugaan jalur distribusi ternak hasil curian.
Polres Barru menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini hingga pelaku berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku di wilayah Kabupaten Barru.
Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan ternak di wilayah pedesaan, khususnya di Soppeng Riaja Barru, masih membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.
