Sidrap, Katasulsel.com – Kolaborasi lintas profesi kesehatan menjadi fokus mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 dalam menjalankan pengabdian masyarakat di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan Seminar Program Kerja KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 di Aula Kantor Desa Mattirotasi, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini diikuti 36 peserta yang terdiri atas pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, kader, serta perwakilan masyarakat.

Seminar menjadi ruang pemaparan sekaligus konsolidasi program kerja mahasiswa yang disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan dan persoalan kesehatan masyarakat Desa Mattirotasi.

Sebanyak sembilan program kerja diperkenalkan dalam kegiatan tersebut. Program itu terdiri atas satu program bersama dan delapan program individu dengan pendekatan promotif, preventif, edukatif, serta pemberdayaan masyarakat.

Program bersama yang diusung adalah MAPPADECENG atau Mattirotasi Peduli pada Derajat Kesehatan melalui Kolaborasi, Edukasi, Nilai Kebersamaan, dan Gerakan Masyarakat.

Sementara itu, delapan program individu mencakup berbagai isu kesehatan masyarakat. Di antaranya Sadar Tensi dan SIPAKARIO yang berfokus pada edukasi serta pencegahan hipertensi.

Mahasiswa juga menyiapkan program kesehatan gigi dan mulut melalui GIGI atau Gerakan Inisiatif Generasi Inspiratif dan GEMAS atau Gerakan Menyikat Gigi Sehat. Kedua program tersebut menyasar anak sekolah melalui pembentukan dokter kecil, edukasi, demonstrasi, hingga kegiatan sikat gigi bersama.

Selain itu, terdapat Sahabat Siaga yang memberikan edukasi pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat sehari-hari. Program CERAH mengangkat edukasi penggunaan sunscreen yang tepat sebagai upaya perlindungan kulit dari paparan sinar ultraviolet pada siswa SMP.

Adapun edukasi pola makan sehat diperkuat melalui GEMPI atau Gerakan Edukasi Makan Sehat dengan Isi Piringku. Sementara GESAT atau Gerakan Edukasi Sehat Anak Tangguh diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kesehatan anak.

Pemaparan program mendapat apresiasi dan dukungan dari pemerintah desa serta masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan program KKN tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berjalan secara partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan warga.

Seminar Program Kerja KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 sekaligus menjadi langkah awal kolaborasi antara mahasiswa, Pemerintah Desa Mattirotasi, Puskesmas, dan masyarakat.

Melalui sembilan program yang disiapkan, mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku hidup sehat masyarakat sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan Desa Mattirotasi secara berkelanjutan.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini