Sidrap, Katasulsel.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Damai resmi memulai rangkaian pengabdian kepada masyarakat melalui Seminar Program Kerja yang digelar di Aula Kantor Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (14/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi titik awal pelaksanaan berbagai program kesehatan yang akan dijalankan mahasiswa selama berada di Desa Damai. Program-program itu disusun berdasarkan hasil identifikasi masalah serta kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Seminar dihadiri puluhan peserta dari berbagai unsur, mulai pemerintah desa, tenaga kesehatan, kepala dusun, kader Posyandu, tokoh masyarakat, tokoh agama hingga warga Desa Damai.

Turut hadir Kepala Desa Damai Muhammad Tamrin, Kepala Puskesmas Empagae, Kepala Pustu Desa Damai, serta Supervisor KKN-PK Angkatan 69 Unhas, Dr. Ria Rezeki Sudarmin, S.KM., M.Kes.

Dalam pemaparannya, mahasiswa memperkenalkan sejumlah program yang berorientasi pada peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Program tersebut mencakup edukasi pola hidup sehat, skrining kesehatan, deteksi dini penyakit, peningkatan kesadaran kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular, edukasi kesehatan gigi dan mulut, hingga pemahaman penggunaan obat yang benar.

Koordinator Posko KKN-PK Desa Damai menjelaskan seminar program kerja menjadi wadah untuk memperkenalkan rencana kegiatan sekaligus membangun komunikasi dengan seluruh pemangku kepentingan di desa.

“Masukan dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat penting agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan warga dan memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

Kepala Desa Damai, Muhammad Tamrin, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-PK Unhas di wilayahnya. Ia berharap seluruh program yang telah dirancang dapat terlaksana dengan baik dan memberi dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, tenaga kesehatan dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pengabdian tersebut.

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Empagae. Ia menilai kehadiran mahasiswa KKN-PK dapat memperkuat sinergi antara dunia akademik dan pelayanan kesehatan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Damai.

Sementara itu, Supervisor KKN-PK Unhas, Dr. Ria Rezeki Sudarmin, mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya fokus menjalankan program, tetapi juga menjaga etika dan menghormati nilai-nilai sosial yang berlaku di tengah masyarakat.

Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Mahasiswa harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sehingga program yang dilaksanakan dapat diterima dan berjalan optimal,” pesannya.

Seminar berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan diskusi dari peserta yang hadir. Antusiasme masyarakat menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan KKN-PK Angkatan 69 Unhas di Desa Damai.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat terhadap berbagai upaya peningkatan kesehatan di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini