Enrekang, Katasulsel.com – Kabupaten Enrekang tidak hanya memiliki wisata pegunungan dan perkebunan. Di Kecamatan Anggeraja, terdapat Situs Batu Noni, kawasan yang tercatat sebagai peninggalan prasejarah dan menjadi salah satu objek wisata sejarah daerah.
Situs ini berada di Desa Batu Noni. Dalam data Pemerintah Kabupaten Enrekang, Batu Noni tercatat sebagai salah satu objek wisata di Kecamatan Anggeraja dengan jarak sekitar 27 kilometer dari ibu kota kabupaten.
Bukan Sekadar Nama Desa
Batu Noni memiliki keunikan karena nama desa sekaligus menjadi nama situsnya.
Data wilayah Kabupaten Enrekang mencatat Batu Noni sebagai salah satu desa di Kecamatan Anggeraja. Lokasinya juga tercantum dalam sejumlah dokumen pemerintah daerah sebagai kawasan yang memiliki objek wisata sejarah.
Dalam daftar potensi pariwisata Kecamatan Anggeraja yang disusun Pemerintah Kabupaten Enrekang, Situs Batu Noni dikategorikan sebagai peninggalan prasejarah.
Tercatat sebagai Situs Prasejarah
Keberadaan Situs Batu Noni bukan sekadar informasi dari promosi wisata.
Kajian mengenai objek wisata Kecamatan Anggeraja yang bersumber dari Pemerintah Kabupaten Enrekang juga memasukkan Situs Batu Noni sebagai peninggalan prasejarah. Dalam daftar tersebut, situs ini berada di Desa Batu Noni dan berjarak sekitar 27 kilometer dari ibu kota kabupaten.
Dokumen statistik sektoral Pemkab Enrekang yang lebih baru juga masih mencatat Situs Batu Noni sebagai objek wisata di Kecamatan Anggeraja.
Artinya, situs tersebut tidak hanya tercatat dalam dokumen lama, tetapi masih masuk dalam pendataan objek wisata daerah.
Ada Jejak Seni Cadas
Yang membuat kawasan Batu Noni semakin menarik adalah adanya catatan mengenai Situs Ornam (Rock Painting) di desa yang sama.
Dalam Statistik Sektoral Kabupaten Enrekang 2024, Pemerintah Kabupaten Enrekang mencatat Situs Ornam sebagai objek wisata di Batu Noni dan mengategorikannya sebagai rock painting atau lukisan cadas. Jarak yang dicatat sekitar 32 kilometer dari ibu kota kabupaten.
Data tersebut membuat Batu Noni memiliki dua catatan yang menarik untuk ditelusuri: Situs Batu Noni sebagai peninggalan prasejarah dan Situs Ornam sebagai lokasi yang berkaitan dengan lukisan cadas.
Namun, data pemerintah yang tersedia belum menjelaskan secara rinci usia lukisan, motif, maupun siapa yang membuatnya. Karena itu, informasi tersebut tidak seharusnya ditambahi dengan perkiraan usia atau tafsir yang belum terverifikasi.
Berada di Kawasan Anggeraja
Batu Noni berada di Kecamatan Anggeraja, wilayah Enrekang yang memiliki sejumlah objek wisata dengan karakter berbeda.
Dalam daftar pemerintah daerah, kawasan Anggeraja juga mencakup Buntu Kabobong, Gunung Bambapuang, Gua Maupa, Gua Masigi, Gua Buntu, Air Terjun Laburan, serta sejumlah situs sejarah lainnya.
Keberadaan berbagai objek tersebut membuat Anggeraja memiliki kombinasi wisata alam dan sejarah. Batu Noni mengambil bagian yang berbeda karena daya tarik utamanya berkaitan dengan peninggalan masa lalu.
Menyimpan Cerita yang Belum Banyak Dikenal
Situs Batu Noni menunjukkan bahwa jejak sejarah Enrekang tidak hanya berada di lokasi yang sudah populer.
Namanya memang masih kalah dikenal dibandingkan sejumlah destinasi besar di kawasan Anggeraja. Namun, keberadaannya telah dicatat pemerintah daerah sebagai situs prasejarah dan tetap masuk dalam pendataan pariwisata Enrekang.
Di Desa Batu Noni, jejak masa lalu dan kehidupan masyarakat sekarang berada dalam satu wilayah. Bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah, situs ini menawarkan alasan lain untuk melihat Enrekang bukan hanya dari panorama pegunungannya, tetapi juga dari peninggalan yang tersimpan di dalam wilayahnya.
