ENREKANG, Katasulsel.com – Di tengah hamparan sawah yang baru dipanen di Dusun Ba’ka, Desa Pundilemo, Kecamatan Cendana, suasana syukur berubah menjadi panggung harapan baru bagi petani. Selasa (21/4/2026), Pesta Panen berlangsung meriah, namun juga sarat pesan politik pembangunan: antara janji, kebutuhan, dan realitas petani di Kabupaten Enrekang.

Momentum ini semakin kuat dengan hadirnya Bupati Enrekang, H. Yusuf Ritanga, bersama jajaran pejabat daerah, mulai dari Sekda, anggota DPRD, hingga unsur Forkopimda dan OPD terkait. Kehadiran mereka bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi simbol bahwa sektor pertanian masih menjadi “urat nadi” utama Enrekang.

Di hadapan warga, Bupati Enrekang membuka sambutannya dengan nada yang tak biasa untuk forum resmi. Ia secara terbuka mengakui bahwa dukungan pemerintah belum sepenuhnya maksimal dirasakan masyarakat, khususnya di Dusun Ba’ka.

“Kami mohon maaf jika selama ini bantuan pemerintah belum maksimal dirasakan,” ujar Bupati Enrekang H. Yusuf Ritanga, disambut perhatian serius warga.

Pernyataan itu menjadi sorotan tersendiri dalam Pesta Panen kali ini. Bukan hanya soal panen yang melimpah, tetapi juga soal “panen harapan” yang selama ini ditunggu petani di wilayah Enrekang.

Namun Bupati tidak berhenti pada refleksi. Ia langsung menegaskan langkah konkret pemerintah daerah. Dalam waktu dekat, Pemkab Enrekang berencana menyalurkan bantuan alat pertanian seperti traktor, pompa air, hingga sarana pendukung produktivitas petani.

“Pemerintah akan hadir lebih kuat untuk mendukung petani, karena pertanian adalah kekuatan utama Enrekang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dusun Ba’ka, Andra, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil panen tahun ini. Namun ia juga menyisipkan harapan agar perhatian terhadap petani di wilayah Enrekang tidak berhenti pada seremoni.

“Kami bersyukur atas hasil panen ini, tapi kami juga berharap ada dukungan berkelanjutan untuk musim tanam berikutnya,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri Sekda Enrekang, anggota DPRD, Camat Cendana, Kapolsek Cendana, serta para kepala OPD. Kehadiran lintas sektor ini memperkuat pesan bahwa pembangunan pertanian di Enrekang membutuhkan kolaborasi, bukan kerja parsial.

Di tengah suasana penuh kebersamaan itu, Pesta Panen Dusun Ba’ka seolah menjadi cermin kecil dari tantangan besar: bagaimana Enrekang menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di tengah perubahan zaman.(fungfi)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita