Di hadapan para perantau Sidrap, Syaharuddin juga menyampaikan optimisme menghadapi tahun 2026.
Ia menargetkan berbagai agenda besar akan membawa pergerakan ekonomi baru bagi daerah, termasuk pelaksanaan Porseni PGRI Sulsel yang diperkirakan menghadirkan sekitar 65 ribu peserta ke Sidrap.
Tak hanya itu, ia juga berharap jumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Hasanuddin yang ditempatkan di Sidrap dapat meningkat hingga 2.200 orang.
Menutup sambutannya, Syaharuddin mengajak warga Sidrap yang berada di luar daerah untuk ikut terlibat dalam pembangunan kampung halaman.
“Ayo pulang ke Sidrap, kita bangun sama-sama Sidrap,” ajaknya.
Sementara itu, Mubes ke-8 IKM dan ISA juga menjadi forum evaluasi organisasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan pengurus baru periode 2026-2031.
Ketua IKM Sidrap, Andi Alimuddin Unde, menilai tantangan terbesar organisasi kekerabatan adalah menjaga solidaritas antaranggota agar tetap mampu memberi manfaat bagi daerah.
Senada dengan itu, Ketua ISA Sidrap Mahmud La Kaiya berharap organisasi yang menaungi para sarjana asal Sidrap dapat terus berkembang dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan gagasan-gagasan pembangunan yang inovatif. (*)
