Bek lawan sering kehilangan balance saat berhadapan dengannya.

Selain itu ada pula Hendra asal Massepe dan Landong asal Lancirang yang ikut memperkuat skuad Persidrap era emas tersebut.

Kini era itu memang telah lewat.

Sebagian pemain sudah pensiun. Sebagian lagi tinggal menjadi cerita di warung kopi para pencinta bola Sidrap.

Namun satu hal yang tidak berubah: Persidrap era 90-an tetap dikenang sebagai tim dengan mental juara, permainan ngotot, dan skuad penuh talenta lokal yang pernah membuat lawan-lawan mereka gemetar bahkan sebelum peluit kick off dibunyikan. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini