Bek lawan sering kehilangan balance saat berhadapan dengannya.

Selain itu ada pula Hendra asal Massepe dan Landong asal Lancirang yang ikut memperkuat skuad Persidrap era emas tersebut.

Kini era itu memang telah lewat.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Sebagian pemain sudah pensiun. Sebagian lagi tinggal menjadi cerita di warung kopi para pencinta bola Sidrap.

Namun satu hal yang tidak berubah: Persidrap era 90-an tetap dikenang sebagai tim dengan mental juara, permainan ngotot, dan skuad penuh talenta lokal yang pernah membuat lawan-lawan mereka gemetar bahkan sebelum peluit kick off dibunyikan. (*)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.

Update terbaru: 11 Mei 2026 13:33 WIB