Jakarta, Katasulsel.com ā Ada kabar membanggakan dari keluarga besar Katasulsel.com.
Redaktur Katasulsel.com, Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan, S.Sos., berhasil meraih predikat sebagai salah satu wisudawan berprestasi dalam Wisuda ke-XII Program Sarjana, Magister, dan Doktor Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) di Jakarta, Minggu (27/9/2026).
Atas prestasi tersebut, Dinda menerima penghargaan berupa tabungan pendidikan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).
Namun, penghargaan itu hanyalah satu bagian dari perjalanan panjang Dinda selama menempuh pendidikan.
Lulus dari Jurusan Sosiologi dengan IPK 3,77, Dinda menutup masa kuliahnya dengan deretan prestasi di bidang akademik, penelitian, kepenulisan, kepemudaan hingga karya sastra.
Bagi Katasulsel.com, kabar tersebut terasa lebih istimewa karena Dinda bukan sekadar alumni yang berprestasi.
Ia merupakan bagian dari keluarga redaksi Katasulsel.com.
Sebagai redaktur, Dinda terlibat dalam produksi dan penyuntingan berita, artikel opini hingga puisi.
Pimpinan Redaksi Katasulsel.com, Edy Basri, mengaku tidak terlalu terkejut melihat pencapaian yang diraih Dinda.
Menurutnya, kecerdasan Dinda sudah terlihat sejak pertama bergabung dengan Katasulsel.com.
āSaya dari awal Dinda bergabung di Katasulsel.com sudah tahu bahwa Dinda salah satu karyawan Katasulsel.com yang cerdas. Itu terlihat dari cara kerjanya,ā kata Edy Basri.
Menurut Edy, kemampuan Dinda bukan hanya terlihat dari hasil pekerjaan, tetapi juga dari cara ia memahami persoalan, mengolah informasi dan menyelesaikan tugas-tugas redaksi.
Ia menilai pencapaian akademik Dinda menjadi pelengkap dari kemampuan yang selama ini terlihat dalam pekerjaan jurnalistik.
āPrestasi ini membanggakan bagi kami. Dinda tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga terus mengasah kemampuan melalui pekerjaan dan aktivitas lainnya,ā ujar Edy.
Bukan Prestasi yang Datang Tiba-Tiba
Jika melihat rekam jejaknya, prestasi Dinda memang tidak muncul secara tiba-tiba.
Sejak 2023 hingga 2026, berbagai penghargaan, penelitian, publikasi dan kegiatan akademik telah mengisi perjalanan kuliahnya.
Pada 2026, Dinda menjadi asisten penelitian BIMA dalam penelitian mengenai nilai, subjektivitas dan kehidupan bersama pada shared households di Jakarta Utara.
Pada tahun yang sama, ia juga menerima pendanaan riset Beasiswa Cendekia BAZNAS melalui penelitian berjudul āDitandai dan Ditempatkan: Autoetnografi Kader Muda PKK Kelurahan Kebon Bawang Jakarta Utaraā.
Dinda juga tercatat sebagai penulis buku Membincang Hegemoni Maskulinitas yang diterbitkan Unusia Press pada 2025.
Satu buku lainnya, Surat-Surat yang Belum Usai: Kumpulan Puisi Tema Kartini, Jilid 1, diterbitkan SIP Publishing pada 2026.
Medali Emas hingga Juara Nasional
Prestasinya di bidang kompetisi juga cukup panjang.
Pada 2025, Dinda meraih Juara 3 Nasional Indonesian Youth Science Olympiad (IYSO) Vol. 5 bidang Biologi sekaligus memperoleh Medali Emas tingkat nasional.
Ia juga meraih Medali Emas Olimpiade Sains Pancasila Nasional (OSPN) 2025 bidang Bahasa Indonesia serta Medali Emas National Science Olympiad (NSO) #5 2025 bidang Biologi.
Di bidang sastra, Dinda menjadi Juara 1 Cipta Puisi Lirika #5 tingkat nasional pada November 2025.
Setahun sebelumnya, ia meraih Medali Emas Indonesian Youth Science Olympics (IYSO) #2 2024 bidang Bahasa Indonesia.
Ia juga meraih Juara 2 Pantun Terbaik Pemuda Jakarta Utara dalam Jambore Pemuda Jakarta Utara (JPJU) 2024.
Dari Riset hingga Dunia Jurnalistik
Dinda juga aktif dalam penelitian dan publikasi ilmiah.
Pada 2024, ia menjadi anggota penerima hibah pendanaan internal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat UNUSIA melalui penelitian mengenai kehidupan rumah dengan banyak kepala keluarga di Jakarta.
Ia juga menjadi penulis pertama artikel ilmiah berjudul āKota Tua sebagai Ruang Kreasi Digital: Eksplorasi Kota Tua sebagai Arena Produksi Konten bagi Konten Kreatorā yang diterbitkan dalam Jurnal Analisa Sosiologi pada Juli 2024.
Aktivitasnya tidak berhenti di ruang akademik.
Dinda pernah menjadi Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilu 2024 dan staf Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dalam Pilkada 2024.
Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan kepemudaan, termasuk Jambore Pemuda Jakarta Utara dan seleksi Pertukaran Pemuda Antarprovinsi DKI Jakarta.
Di dunia jurnalistik, Dinda menjadi kontributor NU Online Jakarta pada 2025-2026 dan bergabung dengan Katasulsel.com sebagai redaktur pada 2026.
Sebelumnya, pada 2023, ia lolos Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM-AI) melalui karya tentang fenomena manusia gerobak di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Dari Beasiswa hingga Wisudawan Berprestasi
Perjalanan Dinda di dunia pendidikan juga ditopang sejumlah program beasiswa.
Ia tercatat sebagai penerima Beasiswa Kader NU pada 2022, Beasiswa BAZNAS RI 2024, serta Beasiswa Cendekia BAZNAS 2025 dan 2026 dalam bidang riset.
Kini, seluruh perjalanan tersebut bermuara pada satu momentum: wisuda.
Dinda Fatimah Zahra Syam Alfauzan, S.Sos., resmi menyandang gelar sarjana setelah menyelesaikan pendidikan Sosiologi dengan IPK 3,77.
Ia merupakan anak kedua dari pasangan H. D. Achmad Alfauzan Abdul Gani dan Hj. Unasih.
Bagi Dinda, wisuda mungkin menjadi penutup satu fase.
Tetapi bagi orang-orang yang mengenalnya, termasuk keluarga besar Katasulsel.com, pencapaian tersebut justru terlihat sebagai awal dari perjalanan yang lebih panjang.
Dan bagi Edy Basri, ada alasan tersendiri untuk ikut bangga.
āSaya berharap Dinda terus belajar, berkarya dan mempertahankan integritas. Kecerdasan itu penting, tetapi bagaimana ilmu tersebut digunakan untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat jauh lebih penting,ā kata Edy.
Dinda kini tidak hanya membawa pulang ijazah.
Ia juga membawa sederet pengalaman, karya, penelitian dan prestasi yang menjadi modal untuk melangkah ke babak berikutnya.
Selamat, Dinda.
Dari meja redaksi Katasulsel.com, perjalanan itu baru saja dimulai.(*)
