Enrekang – SD Negeri 1 Enrekang mencatat prestasi gemilang pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Enrekang dengan memborong 5 gelar juara dari total 7 cabang lomba yang dipertandingkan.
Capaian ini sekaligus menegaskan dominasi SDN 1 Enrekang di ajang seni dan sastra tingkat daerah, dengan raihan 3 juara I dan 2 juara II.
Kepala SDN 1 Enrekang, Nadir G, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut dan mengapresiasi kerja keras para siswa, guru pembimbing, serta dukungan seluruh pihak.
“Prestasi FLS3N 2026 ini merupakan hasil kerja keras murid-murid yang terus berlatih dan belajar dengan sungguh-sungguh. Ini juga berkat bimbingan guru dan tenaga kependidikan yang mempersiapkan mereka dengan baik,” ujarnya.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Dari 7 cabang lomba FLS3N, SDN 1 Enrekang berhasil menorehkan prestasi di 5 cabang berbeda, yakni:
-Juara I Lomba Mendongeng – Insyirah Qaniyah Indra
-Juara I Lomba Pantomim – Aqifa Naila dan Akifah Izzati Amrah
-Juara I Lomba Tari – Alfarizqi Ardani Pakala, Adelia Resky Ramadani, dan Zhafirah Izzaty
-Juara II Lomba Gambar Bercerita – Tasya Rezkyana Ardani Welem
-Juara II Lomba Menulis Cerita – Arham Akbar
Secara total, SDN 1 Enrekang sukses mengamankan 3 gelar juara pertama—masing-masing dari cabang mendongeng, pantomim, dan tari—serta 2 posisi juara kedua pada kategori gambar bercerita dan menulis cerita.
Raihan 5 juara dari 7 cabang lomba ini menjadi salah satu pencapaian terbaik sekolah dalam ajang FLS3N 2026 tingkat kabupaten.
Keberhasilan tersebut juga mencerminkan kuatnya pembinaan bakat siswa di bidang seni, sastra, dan kreativitas di SDN 1 Enrekang.
Dengan torehan 5 podium, 3 juara I, dan 2 juara II, SDN 1 Enrekang tak hanya membawa pulang prestasi, tetapi juga memperlihatkan bahwa sekolah dasar mampu melahirkan talenta-talenta muda berprestasi di panggung kompetisi daerah. (fungfi)
