ENREKANG, Katasulsel.com β Suasana malam di Dusun Bossok, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, berubah panik saat api tiba-tiba membubung dari area pasar.
Kebakaran melanda Pasar Agro Sumillan pada Rabu dini hari, sekitar pukul 01.40 Wita.
Api pertama kali terlihat dari atap sebuah kios kosong milik pedagang bernama Sagena.
Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menjalar ke kios-kios lain di sekitarnya.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Camat Alla, Abdul Salam, menyebut api cepat membesar karena sebagian besar bangunan kios semi permanen terbuat dari kayu dan jaraknya saling berdekatan.
βKobaran api dengan cepat menjalar ke kios lainnya karena bangunan sebagian besar terbuat dari kayu dan jarak antar kios cukup berdekatan. Selain itu, kondisi angin cukup kencang turut mempercepat penyebaran api,β ujarnya.
Warga yang pertama melihat kejadian langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas pemadam tiba.
Namun api sudah terlanjur menguasai sebagian besar area kios.
Sekitar pukul 02.30 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Api baru berhasil dijinakkan sekitar pukul 03.30 Wita.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, sebanyak 9 kios semi permanen ludes terbakar beserta seluruh isi dagangan di dalamnya.
Kerugian ditaksir mencapai Rp450 juta.
Menurut keterangan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada salah satu kios kosong.
βUntuk penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik dari salah satu kios yang kosong,β kata Abdul Salam.
Hingga pagi hari, aparat bersama pemerintah setempat masih melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran di lokasi kejadian.
Bagi para pedagang, yang tersisa hanya rangka besi hangus dan puing kayu yang masih berasap.
Sementara aktivitas pasar untuk sementara lumpuh, menunggu langkah pemulihan dari pihak terkait. (*)
Update terbaru: 13 Mei 2026 14:37 WIB
