Spanyol — Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama membuktikan ucapannya bukan sekadar janji. Setelah sempat terseok pada hari pertama Moto3 Catalunya 2026, rider Honda Team Asia itu sukses bangkit dan mengamankan posisi start barisan kedua untuk balapan utama di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol.

“Saya bilang juga apa, lihat saja nanti. Kami terus bekerja keras dan akhirnya bisa membalikkan keadaan. Saya tidak mau mengecewakan fans dan masyarakat Indonesia,” tegas Veda usai sesi kualifikasi.

Performa Veda memang mengalami lonjakan signifikan dibanding hari pertama. Pada sesi FP2, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut langsung tampil kompetitif dengan finis di posisi kesembilan dan konsisten berada di rombongan top 10.

Momentum positif itu berlanjut saat sesi Qualifying 1 (Q1). Veda tampil agresif sejak awal dan berhasil mencetak lap cepat pada percobaan terakhir untuk mengamankan tiket menuju Q2.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Di sesi penentuan Q2, Veda kembali menunjukkan peningkatan pace yang impresif. Ia sukses mengunci posisi keenam dengan catatan waktu sekitar 1 menit 47,8 detik, hanya terpaut sekitar 0,3 detik dari pole position.

Hasil tersebut membuat pembalap Honda Team Asia itu berhak start dari barisan kedua (row 2), sebuah posisi strategis untuk bertarung di grup depan sejak lap pertama balapan Moto3 Catalunya 2026.

Kondisi lintasan Catalunya yang kering dengan hembusan angin ringan dan suhu sekitar 27 derajat Celsius dinilai cukup membantu peningkatan performanya. Tim mekanik Honda Team Asia juga berhasil menemukan setelan motor yang lebih efektif, terutama untuk sektor tikungan cepat.

Strategi setup motor difokuskan pada peningkatan corner speed dan stabilitas di sektor tiga serta empat, area yang menjadi kekuatan utama Veda sepanjang sesi kualifikasi.

“Kami bekerja keras sejak FP1 dan akhirnya bisa masuk Q2. Saya senang bisa start dari barisan kedua. Target utama sekarang tentu finis di zona poin,” ujar Veda.

Selanjutnya………….

Kebangkitan Veda di Catalunya sekaligus menunjukkan proses adaptasi yang cepat terhadap karakter sirkuit. Setelah sempat kesulitan mendapatkan grip pada hari pertama, kini pembalap berusia 17 tahun tersebut justru tampil percaya diri dan mulai diperhitungkan di persaingan papan depan Moto3.

Dengan modal start di row kedua dan konsistensi lap time yang terus membaik, peluang Veda untuk bersaing memperebutkan poin bahkan finis di grup terdepan terbuka cukup lebar pada balapan nanti.

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.

Update terbaru: 16 Mei 2026 15:59 WIB