WAJO — Pondok Pesantren Daarul Mu’minin (Damu) As’adiyah Doping akan menggelar Haflah Akhirussanah pada Kamis, 21 Mei 2026, di kawasan Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi momentum penting bagi keluarga besar pesantren dalam menutup tahun ajaran 2025/2026, sekaligus melepas ratusan santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya.
Acara itu dijadwalkan dihadiri jajaran pengurus yayasan, tokoh masyarakat, orang tua atau wali santri, serta unsur keluarga besar pondok pesantren.
Haflah Akhirussanah sendiri merupakan tradisi yang sangat lekat dengan lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Selain menjadi simbol berakhirnya proses belajar, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui para santri.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Pimpinan Ponpes Damu As’adiyah Doping, KM H Agustan Ranreng, mengatakan Haflah Akhirussanah bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum lahirnya generasi Qurani yang diharapkan memiliki ilmu, akhlak, dan kesiapan menghadapi masa depan.
“Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran proses pembelajaran selama satu tahun ajaran penuh 2025/2026,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).
Menurutnya, Akhirussanah tidak boleh dimaknai sebagai garis akhir dari proses pendidikan, tetapi sebagai awal perjalanan baru menuju jenjang yang lebih tinggi.
Ia menegaskan, para santri harus membawa bekal ilmu, iman, dan nilai-nilai kepesantrenan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan kehidupan.
“Karena itulah pembentukan karakter santri berbasis nilai-nilai pondok pesantren menjadi hal yang sangat penting,” tuturnya.
Pada tahun ajaran 2025/2026, Ponpes Damu As’adiyah Doping akan melepas sebanyak 133 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan.
Momentum Haflah Akhirussanah ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, rasa syukur, sekaligus penguatan komitmen pesantren dalam mencetak generasi Islami yang berilmu, berakhlak, dan siap memberi manfaat bagi masyarakat. (*)
