Texas, Katasulsel.com β Belanda harus menunda pesta kemenangan pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 setelah Jepang mencuri satu poin berharga lewat gol dramatis di menit-menit akhir. Pertandingan yang berlangsung di Stadion AT&T, Texas, berakhir imbang 2-2 dalam duel yang menyajikan pertarungan taktik, mental, dan ketahanan hingga peluit panjang berbunyi.
Babak pertama berlangsung ketat. Belanda lebih dominan dalam penguasaan bola, sementara Jepang bermain disiplin sambil menunggu celah untuk melancarkan serangan balik. Meski beberapa peluang tercipta, kedua tim gagal memecah kebuntuan hingga turun minum.
Kebuntuan akhirnya pecah enam menit setelah jeda.
Kapten Belanda, Virgil van Dijk, membawa tim Oranje unggul 1-0 melalui sundulan keras memanfaatkan umpan silang akurat dari Ryan Gravenberch. Gol tersebut membuat ribuan pendukung Belanda di Texas bersorak gembira.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama.
Jepang merespons dengan cepat melalui Keito Nakamura. Tendangan pemain sayap Samurai Biru itu berubah arah setelah mengenai pemain belakang Belanda dan membuat kiper Bart Verbruggen tak berkutik. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Belanda kembali menunjukkan kualitasnya pada pertengahan babak kedua. Kali ini giliran Crysencio Summerville yang mencatatkan namanya di papan skor melalui tendangan melengkung indah yang bersarang di pojok gawang Jepang. Gol tersebut membuat Belanda kembali memimpin 2-1 dan terlihat berada di jalur kemenangan.
Saat kemenangan sudah di depan mata, Jepang justru menunjukkan karakter yang selama ini menjadi identitas mereka.
Memasuki menit ke-88, sebuah sepak pojok menciptakan kepanikan di kotak penalti Belanda. Bola hasil sundulan Koki Ogawa berujung menjadi gol penyama kedudukan bagi Jepang. Stadion pun bergemuruh saat skor berubah menjadi 2-2.
Gol telat tersebut terasa seperti kemenangan bagi Jepang dan sebaliknya menjadi pukulan bagi Belanda yang sempat dua kali memimpin pertandingan.
Secara statistik, Belanda memang tampil lebih dominan dengan penguasaan bola mencapai 64 persen serta mencatatkan 11 tembakan. Namun Jepang menunjukkan efektivitas dan mentalitas tinggi untuk terus bertarung hingga menit terakhir.
Hasil imbang ini membuat kedua tim sama-sama mengoleksi satu poin pada klasemen sementara Grup F yang juga dihuni Swedia dan Tunisia. Persaingan grup diprediksi semakin panas karena tidak ada tim yang berhasil mengambil keuntungan penuh pada laga pembuka.
Bagi Belanda, hasil ini menjadi peringatan bahwa status unggulan tidak menjamin kemenangan mudah. Sementara bagi Jepang, satu poin dari salah satu kandidat kuat juara dunia menjadi bukti bahwa Samurai Biru siap kembali membuat kejutan di panggung terbesar sepak bola dunia. (*)
