Sidrap, katasulsel.com – Di tengah perdebatan para pecinta sepak bola soal siapa yang paling layak mengangkat trofi Piala Dunia 2026, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong sudah memiliki pilihan yang sulit digoyahkan. Bukan Argentina, bukan Brasil, melainkan Prancis.

Bagi Fantry, alasan memilih Prancis bukan sekadar karena nama besar negara tersebut dalam sejarah sepak bola dunia. Ia melihat skuad Les Bleus saat ini sebagai tim yang memiliki keseimbangan ideal antara energi muda dan pengalaman bertanding di level tertinggi.

“Saya Prancis. Ada Kylian Mbappe. Saya lihat skuadnya juga komplit. Usia pemainnya anak-anak muda, tetapi rata-rata jam terbangnya tinggi. Kali ini Prancis lebih matang dibanding empat tahun lalu saat Piala Dunia Qatar,” ujar Fantry.

Nama Kylian Mbappe menjadi magnet utama yang membuat keyakinan Fantry semakin kuat. Penyerang yang kini menjadi ikon sepak bola Prancis itu dianggap masih berada dalam usia emas dan terus berkembang sebagai pemimpin tim.

Di mata Kapolres Sidrap, Mbappe bukan hanya pencetak gol. Ia adalah simbol generasi baru Prancis yang mampu menggabungkan kecepatan, teknik, mental juara, dan pengalaman tampil di laga-laga besar.

Jika pada Piala Dunia 2022 Prancis masih mengandalkan sejumlah pemain senior, kini banyak talenta muda mereka telah tumbuh menjadi pemain matang. Itulah yang membuat Fantry menilai Les Bleus lebih siap menghadapi tekanan turnamen dibandingkan edisi sebelumnya.

Prancis sendiri bukan tim sembarangan. Negeri Menara Eiffel itu pernah mengangkat trofi Piala Dunia pada 1998 dan 2018. Mereka juga nyaris mempertahankan gelar pada 2022 sebelum dikalahkan Argentina melalui drama adu penalti yang dikenang sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah.

Kini, memasuki Piala Dunia 2026, Prancis kembali datang dengan status unggulan. Di atas kertas, skuad mereka dipenuhi pemain yang setiap pekan bermain di liga-liga elite Eropa.

Bagi Fantry Taherong, semua itu menjadi alasan kuat untuk menjatuhkan pilihan pada Prancis.

Di Sidrap, dukungan terhadap tim-tim besar dunia memang beragam. Namun satu hal yang pasti, saat peluit Piala Dunia 2026 dibunyikan, Kapolres Sidrap akan menjadi salah satu pendukung yang berharap Mbappe dan kawan-kawan kembali membawa pulang trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Karena bagi Fantry, jalan menuju gelar juara tahun ini tampaknya mengarah ke Paris. (*)