Wajo, Katasulsel.com – Kabupaten Wajo akhir-akhir ini dianggap kurang aman. Saat ini pencurian kendaraan merajalela.
Teranyer, terjadi aksi pencurian kendaraan bermotor di jantung Kota Sengkang. Sebuah mobil Toyota Ayla putih dengan nomor polisi DW 1040 PQ dilaporkan raib dicuri di Jalan Bhayangkara, Selasa (6/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.00 WITA.
Peristiwa tersebut terjadi pada jam rawan, saat sebagian besar warga masih terlelap dan aktivitas lingkungan berada pada titik paling lengang.
Situasi inilah yang diduga kuat dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya dengan cepat, senyap, dan minim risiko.
Informasi yang dihimpun media menyebutkan, sebelum mobil dinyatakan hilang, keluarga korban sempat mendengar suara aktivitas kendaraan di sekitar lokasi.
Merasa curiga, salah satu anak pemilik mobil langsung berupaya mengejar arah kendaraan tersebut. Namun, pelaku bersama mobil berhasil meloloskan diri dan menghilang tanpa jejak.
Cepatnya proses pencurian memperkuat dugaan bahwa pelaku bukan pemain baru.
Aksi yang berlangsung singkat tanpa menimbulkan kegaduhan berarti mengarah pada pencurian yang telah diperhitungkan secara matang, mulai dari pemilihan waktu, situasi lingkungan, hingga lemahnya pengawasan di jam-jam krusial.
Ironisnya, kejadian ini berlangsung di kawasan yang tidak jauh dari pusat aktivitas kota. Fakta tersebut memunculkan kekhawatiran baru di tengah masyarakat bahwa kejahatan curanmor kini tidak lagi mengenal zona aman, bahkan di ruas jalan yang selama ini dianggap relatif terkendali.
Sejumlah warga Sengkang pun angkat bicara. Mereka menilai kejadian ini menjadi sinyal bahaya yang tidak bisa lagi dianggap sepele.
“Ini sudah sangat mengkhawatirkan. Kalau di tengah kota saja mobil bisa dicuri subuh-subuh, berarti memang Wajo sekarang sudah kurang aman,” ujar Amir, seorang warga di Kota Sengkang.
Warga lainnya menilai pencurian kendaraan bermotor kini semakin berani dan terkesan tidak takut, karena minimnya pengawasan lingkungan pada malam hingga dini hari.
“Jam segitu biasanya semua lengah. Tidak ada ronda, tidak ada aktivitas. Ini harus jadi perhatian serius, kalau tidak, kejadian seperti ini akan terus terulang,” katanya.
Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Laporan resmi telah diterima dan saat ini tengah ditindaklanjuti aparat guna proses penyelidikan lebih lanjut.
Di sisi lain, pemilik kendaraan berharap adanya peran aktif masyarakat untuk membantu proses pencarian. Mobil dengan ciri Toyota Ayla putih, nomor polisi DW 1040 PQ, dinilai cukup mudah dikenali apabila melintas di wilayah Kabupaten Wajo maupun daerah sekitarnya.
Warga yang melihat atau mengetahui keberadaan kendaraan tersebut diminta segera menghubungi nomor berikut:
📞 0899 5394 730
📞 0858 5811 7414
Kasus ini menjadi alarm keras bagi semua pihak agar kembali menghidupkan kewaspadaan lingkungan, khususnya pada jam-jam rawan menjelang subuh.
Tanpa pengawasan kolektif, ruang sunyi di waktu tersebut berpotensi terus dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.
(*)



Tinggalkan Balasan