Tipue Sultan EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 443 Lihat semua

JAKARTA – Kesempatan mengenakan seragam cokelat kembali terbuka. Kepolisian Republik Indonesia resmi membuka rekrutmen anggota Polri untuk tahun anggaran 2026.

Bagi putra-putri Indonesia yang bercita-cita menjadi polisi, proses pendaftaran kini jauh lebih mudah karena dilakukan secara online melalui portal resmi di:

https://penerimaan.polri.go.id

Lewat situs tersebut, calon peserta dapat memilih jalur pendidikan yang tersedia, mulai dari Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama Polri.

Rekrutmen Polri setiap tahun selalu menjadi magnet besar bagi generasi muda. Tidak hanya karena profesinya bergengsi, tetapi juga karena menjadi polisi dianggap sebagai jalan pengabdian langsung kepada negara.

Namun satu hal yang selalu ditegaskan: masuk Polri tidak dipungut biaya.
Tiga Jalur Utama Rekrutmen
Dalam penerimaan Polri 2026, terdapat beberapa jalur seleksi yang dibuka untuk masyarakat.

Pertama adalah Akademi Kepolisian (Akpol). Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA atau sederajat yang ingin menempuh pendidikan sebagai taruna Akpol dan kelak menjadi perwira polisi.
Kedua adalah Bintara Polri, jalur yang paling banyak diminati. Setelah lulus pendidikan, peserta akan ditempatkan di berbagai fungsi kepolisian, mulai dari reserse, lalu lintas, hingga pembinaan masyarakat.

Ketiga adalah Tamtama Polri, yang biasanya ditempatkan dalam unit operasional seperti pengamanan, Brimob, atau tugas taktis lainnya.

Selain itu, terdapat pula jalur khusus Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin bergabung sebagai perwira pertama Polri.

Setiap jalur memiliki kriteria dan persyaratan tersendiri, terutama terkait usia, pendidikan, serta kondisi fisik.
Tahapan Seleksi yang Harus Dilalui
Masuk menjadi anggota Polri bukan perkara mudah. Proses seleksinya dikenal ketat dan berlapis.

Peserta harus melewati sejumlah tahapan, mulai dari:

Pemeriksaan administrasi
Tes kesehatan tahap pertama
Tes psikologi
Ujian akademik berbasis komputer
Tes kesamaptaan jasmani
Pemeriksaan kesehatan tahap kedua
Sidang penentuan kelulusan akhir
Setiap tahap menjadi filter penting untuk memastikan hanya calon terbaik yang bisa melanjutkan ke tahap berikutnya.

Karena itu, peserta dituntut memiliki kondisi fisik prima, mental kuat, serta kemampuan akademik yang memadai.
Syarat Umum Pendaftaran
Untuk

mengikuti seleksi Polri 2026, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan dasar.

Di antaranya:
Warga Negara Indonesia
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
Minimal lulusan SMA atau sederajat
Sehat jasmani dan rohani
Tidak memiliki catatan kriminal
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan
Selain itu, terdapat pula standar tinggi badan minimal yang harus dipenuhi oleh peserta seleksi.

Persyaratan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri memastikan kualitas sumber daya manusia yang bergabung benar-benar siap menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.
Cara Daftar Polri 2026
Bagi yang berminat mengikuti seleksi, proses pendaftaran bisa dilakukan secara daring dengan langkah berikut:

Buka situs resmi Klik disini

Pilih jenis seleksi yang ingin diikuti
Isi formulir pendaftaran secara lengkap
Unggah dokumen yang diperlukan seperti KTP, kartu keluarga, ijazah, dan pas foto
Setelah selesai, peserta akan mendapatkan nomor registrasi online
Cetak formulir pendaftaran untuk dibawa saat verifikasi di Polres atau Polda setempat

Tahap verifikasi ini penting karena panitia daerah akan memeriksa keaslian seluruh dokumen peserta.

Persaingan Ketat Setiap Tahun
Rekrutmen Polri selalu menjadi salah satu seleksi yang paling diminati di Indonesia.
Ribuan bahkan puluhan ribu peserta biasanya mendaftar setiap tahun, sementara jumlah kursi pendidikan yang tersedia terbatas.

Karena itu, calon peserta diimbau mempersiapkan diri sejak dini, terutama untuk menghadapi tes fisik, psikologi, dan akademik.

Polri juga terus mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada calo yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang.

Seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan. Siapa yang lulus, ditentukan oleh kemampuan dan kesiapan peserta sendiri.

Bagi yang berminat, kesempatan itu kini terbuka. Tinggal satu langkah:
mempersiapkan diri dan mengikuti proses seleksi dengan maksimal.

Seragam cokelat itu bukan sekadar simbol kekuasaan. Ia adalah simbol pengabdian (*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.