Deli Serdang, Katasulsel.com β€” Perjalanan panjang dalam organisasi akhirnya mengantarkan Ir Suhiluddin Lubis, yang akrab disapa Bung Well, ke pucuk kepemimpinan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.

Bung Well terpilih secara aklamasi untuk periode 2026–2029 dalam Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) yang berlangsung di Aula Kantor Camat Deli Tua, Minggu (11/10/2026).

Dukungan enam Ketua Ranting se-Kecamatan Deli Tua mengiringi penetapan tersebut. Hasil ini sekaligus membuka babak baru bagi konsolidasi organisasi, dengan harapan kepengurusan mendatang mampu memperkuat persaudaraan dan menggerakkan kader dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Bagi Bung Well, jabatan tersebut bukan perjalanan yang dimulai dari nol. Ia mengaku telah bergabung dengan Pemuda Pancasila sejak 1997 dan melewati berbagai jenjang pengabdian sebelum akhirnya dipercaya memimpin PAC.

RPP diselenggarakan oleh Ketua Caretaker PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Deli Tua, Muslim Tanjung, didampingi Sekretaris Heri Dermawan.

Sejumlah unsur organisasi turut hadir, di antaranya perwakilan Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Rosda, Ila, Ezer, dan Paisal. Hadir pula Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang Dahlan Tobing, Bendahara MPC R. Apin beserta jajaran, para Ketua PAC se-Kabupaten Deli Serdang, perwakilan Polsek Deli Tua, unsur Muspika, serta kader dan undangan lainnya.

Caretaker: RPP Digelar Tanpa Proposal

Dalam sambutannya, Muslim Tanjung menjelaskan bahwa pelaksanaan RPP mendapat dukungan pembiayaan dari calon ketua, Ir Suhiluddin Lubis.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut diselenggarakan tanpa menggunakan proposal.

Penjelasan itu disampaikan untuk menerangkan dukungan terhadap pelaksanaan agenda organisasi hingga proses pemilihan ketua berlangsung.

Dahlan Tobing Ingatkan Pentingnya Persatuan

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Deli Serdang, Dahlan Tobing, menyampaikan ucapan selamat kepada Bung Well atas kepercayaan yang diberikan para kader.

Ia menekankan bahwa terpilihnya seorang ketua bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

Menurut Dahlan, seluruh kader perlu menghormati hasil pemilihan yang berlangsung melalui mekanisme organisasi dan memberikan kesempatan kepada ketua terpilih untuk menjalankan tugasnya.

β€œDalam organisasi, matahari itu hanya satu. Ketika seorang ketua telah dipilih melalui mekanisme musyawarah yang sah, seluruh kader harus mampu menyatukan langkah dan mendukung kepemimpinan yang telah ditetapkan,” tegasnya.

K
Katasulsel.com
Ikuti kami di media sosial
Berita terbaru Katasulsel juga hadir di Instagram dan TikTok.
Follow Katasulsel untuk update berita terbaru