Jakarta, Katasulsel.com — Harga emas lagi “main ayun”.

Naik cepat, turun tajam, lalu berpotensi naik lagi.

Itu gambaran pergerakan emas batangan PT Antam Tbk dalam beberapa hari terakhir.

Per Selasa (21/4/2026), harga emas Antam melonjak Rp40.000 ke level Rp2.880.000 per gram.

Sehari sebelumnya? Justru anjlok Rp44.000.

Artinya, volatilitas sedang tinggi.

Dan ini belum selesai.

Pengamat komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi pergerakan harga masih akan fluktuatif pada Rabu (22/4/2026).

Ada dua skenario.

Kalau turun, level aman pertama ada di Rp2.838.000 per gram.

Jika tekanan berlanjut, harga bisa tembus di bawah Rp2,8 juta.

Tapi kalau berbalik arah?

Potensinya justru lebih menarik.

Harga bisa naik ke Rp2.898.000, bahkan dalam jangka dekat berpeluang menembus Rp3.100.000 per gram.

Ini yang jadi perhatian investor.

Karena meski sekarang terlihat “liar”, tren besarnya masih mengarah ke atas.

Sebagai gambaran, rekor tertinggi (ATH) emas Antam pernah menyentuh Rp3.168.000 per gram pada Januari 2026.

Dan sekarang, jaraknya tidak terlalu jauh.

Sementara itu, harga buyback juga ikut naik ke Rp2.690.000 per gram.

Ini penting bagi yang ingin jual kembali.

Namun ada catatan: transaksi buyback di atas Rp10 juta dikenakan pajak PPh 22, sesuai aturan pemerintah.

Di tengah situasi ini, pasar emas sedang berada di fase sensitif.

Sedikit sentimen global bisa langsung menggerakkan harga.

Artinya, ini bukan waktu untuk spekulasi asal.

Tapi juga bukan waktu untuk diam.

Karena dalam kondisi seperti ini, peluang dan risiko berjalan beriringan.

Bagi yang jeli, fluktuasi bukan ancaman.

Tapi momentum.

Mengawal akurasi dan kedalaman berita

Cluster Headline: Lihat berita Headline

Cluster Ragam: Lihat berita Ragam