Jakarta, Katasulsel.com — Sorotan terhadap penanganan kasus dugaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat setelah pernyataan Mahfud MD dalam sejumlah video yang beredar menyinggung adanya perubahan daftar nama serta dugaan praktik “mafia hukum” dalam proses penegakan hukum.

Dalam pernyataannya, Mahfud MD menyoroti perubahan jumlah nama yang disebut terkait dalam penanganan perkara, dari 24 nama menjadi 34 nama, yang menurutnya menjadi hal yang patut diperhatikan dalam dinamika proses hukum yang sedang berjalan.

Mahfud MD dalam sejumlah video menyebut adanya perubahan data atau daftar pihak yang dikaitkan dalam penanganan perkara tersebut.

Perubahan jumlah nama dari 24 menjadi 34 disebut sebagai bagian dari dinamika yang terjadi dalam proses penanganan kasus.

Dalam pernyataan yang sama, Mahfud MD juga menyinggung istilah “mafia hukum” untuk menggambarkan dugaan adanya pengaruh dalam proses penegakan hukum di sejumlah kasus yang ia soroti.

Istilah tersebut ia gunakan sebagai bentuk kritik terhadap dinamika sistem hukum yang dinilai perlu mendapat perhatian publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kejaksaan Agung maupun Badan Gizi Nasional (BGN) terkait pernyataan yang beredar tersebut maupun perubahan daftar yang dimaksud.(*)