πŸ”₯ BREAKING NEWS TERKINI | Sidrap
Artikel terbaru Katasulsel.com wilayah Sulawesi Selatan

Sidrap, katasulsel.com β€” Kasus yang sempat menghebohkan publik terkait dugaan penyetoran uang ratusan juta rupiah kepada oknum aparat Polda Sulteng, kembali mencuat.

Seorang warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berinisial MS, mengaku hingga kini masih menunggu pengembalian uang dan sejumlah telepon genggam yang disebut pernah diamankan saat dirinya ditangkap dalam kasus dugaan penipuan online.

MS mengaku heran karena barang-barang tersebut belum juga dikembalikan, padahal menurutnya pernah ada janji bahwa seluruh uang dan handphone miliknya akan diserahkan kembali.

“Saya sudah dijanjikan akan dikembalikan semuanya, baik uang maupun sejumlah handphone tersebut. Sayangnya, janji itu tinggal janji. Sampai sekarang belum juga dikembalikan ke kami,” ujar MS, Sabtu, 18 Juli 2026.

Pernyataan itu kembali memantik perhatian publik karena kasus yang menyeret nama warga Sidrap tersebut sebelumnya sempat menjadi perbincangan luas.

Menurut pengakuan MS, dirinya bersama sejumlah rekannya pernah diamankan terkait dugaan kasus penipuan online. Namun setelah proses yang berlangsung saat itu, mereka akhirnya dilepaskan kembali.

MS menyebut setelah peristiwa tersebut dirinya beberapa kali dihubungi oleh pihak yang disebut berasal dari Subdit Siber Polda Sulawesi Tengah.

Bahkan, kata dia, ada petugas yang datang langsung ke Kabupaten Sidrap untuk menemuinya.

“Beberapa kali datang ke Sidrap temui saya. Bahkan saya dan rekan saya juga sudah pernah dipanggil ke Polda Sulteng untuk memberikan klarifikasi terkait insiden yang sempat heboh itu,” bebernya.

Meski demikian, MS mengaku tidak lagi mempermasalahkan proses penangkapan dan akhirnya dilepas kembali yang pernah dialaminya.

Yang menjadi pertanyaannya saat ini hanyalah kejelasan mengenai uang dan sejumlah handphone yang menurutnya masih belum dikembalikan.

Ia berharap barang-barang tersebut dapat segera diserahkan kembali sebagaimana janji yang pernah disampaikan kepadanya.

“Saya hanya berharap uang dan handphone yang menjadi hak kami bisa dikembalikan, itu saja,” ujarnya.

Kasus ini sebelumnya menjadi perhatian publik karena muncul klaim adanya penyetoran uang dalam jumlah besar yang disebut mencapai Rp600 juta.

Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terbaru dari pihak terkait mengenai status uang maupun barang-barang yang dipersoalkan tersebut.

Publik pun menunggu kejelasan lebih lanjut terkait polemik yang melibatkan warga Sidrap dan dugaan oknum aparat tersebut. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini