Sidrap, Katasulsel.com — Kelurahan Rappang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), tengah bersiap menjadi pusat pengembangan UMKM berbasis digital. Langkah itu diawali dengan seminar program kerja yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 di Kelurahan Rappang, Kamis (16/7/2026).
Dalam forum yang dihadiri pemerintah kelurahan dan masyarakat tersebut, mahasiswa KKN memaparkan sejumlah program yang dirancang untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkatkan daya saing di era digital.
Fokus utama yang menjadi perhatian adalah masih terbatasnya pemasaran digital serta kualitas kemasan produk yang dinilai belum mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Dari hasil observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa, dua persoalan itu menjadi tantangan utama yang dihadapi banyak pelaku UMKM di Kelurahan Rappang.
Usung Program “Rappang UMKM Expo”
Mahasiswa KKN Unhas memperkenalkan sembilan program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian sekitar satu bulan ke depan.
Program tersebut terdiri dari satu program kelompok dan delapan program individu yang disusun berdasarkan potensi ekonomi masyarakat setempat.
Salah satu program unggulan yang langsung menarik perhatian peserta seminar adalah Rappang UMKM Expo.
Kegiatan ini dirancang sebagai wadah promosi produk lokal sekaligus sarana mempertemukan pelaku usaha dengan pasar yang lebih luas.
Melalui program tersebut, mahasiswa berharap produk-produk UMKM Rappang tidak hanya dikenal di tingkat Kabupaten Sidrap, tetapi juga mampu menembus pasar regional hingga nasional.
Dukung Program Bupati Sidrap
Seminar dibuka langsung oleh Lurah Kelurahan Rappang, Hj. Suriati, S.IP.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa Universitas Hasanuddin yang memilih Kelurahan Rappang sebagai lokasi pengabdian masyarakat.
Menurutnya, program yang dibawa mahasiswa sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor UMKM.
“Semangat para mahasiswa ini adalah harapan baru bagi kami, khususnya dalam memajukan UMKM yang juga sejalan dengan program Bapak Bupati Sidrap agar UMKM di daerah ini dapat berkembang pesat,” ujarnya.
Bawa Misi Go Digital
Koordinator Desa KKN Gelombang 116 Kelurahan Rappang, Aidil Tanra, menjelaskan timnya terdiri atas delapan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Ia menegaskan bahwa fokus utama pengabdian tahun ini adalah membantu pelaku UMKM memasuki ekosistem digital melalui berbagai pendampingan dan inovasi yang akan dilaksanakan selama KKN berlangsung.
“Kami hadir di sini bukan hanya membawa nama kampus, tetapi juga semangat perubahan dan teknologi sebagai alat bantu agar produk UMKM Kelurahan Rappang dapat dikenal oleh masyarakat luas,” kata Aidil.
Menurutnya, digitalisasi menjadi salah satu kunci agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin modern.
“Dari Rappang untuk Negeri”
Aidil optimistis berbagai program yang telah disusun dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ia bahkan menargetkan Kelurahan Rappang bisa dikenal sebagai salah satu sentra UMKM yang berkembang di Sulawesi Selatan.
“Kami berharap seluruh inovasi dan kreativitas yang kami lakukan selama sebulan ke depan bisa menjadi daya dorong agar Kelurahan Rappang menjadi pusat UMKM yang tidak hanya dikenal di tingkat kabupaten atau provinsi, tetapi juga berskala nasional,” ujarnya.
Tim KKN Gelombang 116 mengusung tagline “Dari Rappang untuk Negeri” sebagai semangat untuk mendorong produk-produk lokal agar memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.
Melalui program tersebut, mahasiswa berharap keberadaan mereka di Kelurahan Rappang tidak hanya meninggalkan kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan manfaat berkelanjutan bagi perkembangan UMKM dan ekonomi masyarakat Sidrap. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
