MIAMI — Perebutan gelar Golden Boot Piala Dunia 2026 ternyata belum selesai. Meski Lionel Messi kini berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak, posisi megabintang Argentina itu masih jauh dari kata aman.
Menjelang perebutan juara ketiga dan partai final, sedikitnya tiga pemain masih memiliki peluang realistis menggagalkan Messi membawa pulang Sepatu Emas.
Yang paling berbahaya tentu saja adalah Kylian Mbappé.
Bintang Prancis itu hanya terpaut satu gol dari Messi dan masih memiliki satu pertandingan tersisa saat menghadapi Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Hard Rock Stadium, Miami.
Messi Ambil Alih Takhta
Tambahan dua assist saat Argentina menumbangkan Inggris 2-1 di semifinal membuat Messi naik ke posisi teratas klasemen Golden Boot.
Kapten Albiceleste kini mengoleksi:
- 8 gol
- 4 assist
Catatan itu membuat Messi unggul atas Mbappé yang juga mengoleksi 8 gol namun hanya memiliki 3 assist.
Sesuai regulasi resmi FIFA, apabila jumlah gol sama, penentuan pemenang Golden Boot ditentukan berdasarkan jumlah assist terbanyak. Jika masih imbang, FIFA menggunakan jumlah menit bermain yang lebih sedikit sebagai penentu berikutnya.
Klasemen Sementara Golden Boot Piala Dunia 2026
| Pos | Pemain | Negara | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Lionel Messi | Argentina | 8 | 4 |
| 2 | Kylian Mbappé | Prancis | 8 | 3 |
| 3 | Erling Haaland | Norwegia | 7 | 0 |
| 4 | Jude Bellingham | Inggris | 6 | 1 |
| 5 | Harry Kane | Inggris | 6 | 1 |
| 6 | Ousmane Dembélé | Prancis | 5 | 2 |
| 7 | Mikel Oyarzabal | Spanyol | 5 | 1 |
Prancis vs Inggris Jadi “Final” Golden Boot
Meski hanya memperebutkan posisi ketiga, laga Prancis vs Inggris dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling penting dalam perebutan Sepatu Emas.
Pasalnya, seluruh gol yang tercipta dalam laga tersebut tetap masuk dalam perhitungan resmi FIFA.
Bagi Mbappé, peluangnya sangat jelas.
Satu gol saja bisa membuatnya menyamai atau bahkan melampaui Messi, tergantung tambahan assist yang dicatatkan.
Jika Mbappé mencetak dua gol ke gawang Inggris, maka tekanan otomatis berpindah kepada Messi yang baru akan bermain di partai final menghadapi Spanyol.
Kane dan Bellingham Belum Menyerah
Publik mungkin terlalu fokus pada duel Messi dan Mbappé.
Padahal Inggris memiliki dua kandidat yang masih bisa membuat kejutan.
Harry Kane dan Jude Bellingham sama-sama telah mengoleksi 6 gol.
Memang selisihnya dua gol dari Messi. Namun dalam sepak bola, terutama laga perebutan tempat ketiga yang cenderung terbuka, segalanya masih mungkin terjadi.
Jika salah satu dari mereka mencetak dua atau tiga gol saat menghadapi Prancis, persaingan Golden Boot bisa berubah total dalam semalam.
Messi Masih Punya Satu Laga Lagi
Kabar yang mungkin membuat pesaingnya khawatir adalah Messi belum selesai bermain.
Argentina masih harus menghadapi Spanyol di partai final Piala Dunia 2026.
Artinya, Messi memiliki kesempatan tambahan untuk memperbesar jarak dan mengunci gelar pencetak gol terbanyak dunia.
Bila kembali mencetak gol di final, peluang para pesaing mengejarnya akan semakin berat.
Siapa Paling Berpeluang?
Secara matematis, empat nama masih berada dalam perlombaan:
- Lionel Messi (Argentina) – 8 gol
- Kylian Mbappé (Prancis) – 8 gol
- Jude Bellingham (Inggris) – 6 gol
- Harry Kane (Inggris) – 6 gol
Namun jika melihat jadwal pertandingan yang tersisa, duel sesungguhnya masih mengarah pada dua nama besar:
Lionel Messi vs Kylian Mbappé.
Dua pemain yang juga pernah bertarung sengit dalam final Piala Dunia 2022 kini kembali bersaing, bukan untuk trofi tim, melainkan untuk gelar individu paling bergengsi bagi seorang penyerang di panggung sepak bola dunia. (*)
