Sidrap, katasulsel.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menggeber proyek infrastruktur terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Melalui program Multi Years Project (MYP) senilai Rp2,5 triliun, Pemprov Sulsel menargetkan penanganan 1.400 kilometer jalan yang tersebar di sekitar 100 ruas jalan provinsi di 24 kabupaten/kota.

Salah satu titik yang kini menjadi perhatian berada di koridor strategis Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dan Kabupaten Enrekang, jalur yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian.

Memasuki Juli 2026, pekerjaan Paket 3 terus dikebut pada sejumlah ruas penting yang menghubungkan kedua daerah tersebut.

Ruas Mario Binabaru–Batas Kabupaten Enrekang dengan panjang sekitar 12,61 kilometer kini sedang menjalani pekerjaan overlay atau pengaspalan lapis dasar di sejumlah titik.

Tak jauh dari lokasi itu, pekerjaan serupa juga berlangsung pada ruas Batas Enrekang–Anabannae–Dongi–Tanrutedong yang memiliki panjang sekitar 20,87 kilometer.

Jika digabungkan, terdapat sekitar 33,48 kilometer jalan strategis yang saat ini tengah ditingkatkan kualitasnya untuk memperlancar konektivitas antara Sidrap dan Enrekang.

Jalur Penting Sidrap, Enrekang hingga Wajo

Bukan sekadar jalan biasa.

Koridor Sidrap–Enrekang tersebut merupakan jalur penghubung kawasan tengah Sulawesi Selatan yang memiliki peran penting dalam pergerakan orang, barang, dan hasil produksi pertanian.

Dari wilayah Enrekang, jalur ini terhubung ke Sidrap dan selanjutnya terkoneksi menuju Kabupaten Wajo melalui jaringan jalan provinsi lainnya.

Karena itu, peningkatan kualitas jalan dinilai sangat strategis bagi aktivitas ekonomi masyarakat di tiga daerah tersebut.

Selain pengaspalan, pekerjaan yang dilakukan juga mencakup pembangunan bahu jalan dan berbagai pekerjaan pendukung untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Jalan Rusak Mulai Berubah

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan program MYP dirancang untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan signifikan setelah dilakukan berbagai penanganan.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang jauh lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan sekaligus keselamatan bagi pengguna jalan,” ujarnya.

1.400 Kilometer Jalan Jadi Target

Program Multi Years Project menjadi salah satu proyek unggulan Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Dengan total anggaran mencapai Rp2,5 triliun, proyek ini menargetkan perbaikan dan peningkatan sekitar 1.400 kilometer jalan provinsi selama periode 2025 hingga 2027.

Bagi masyarakat Sidrap, Enrekang, dan Wajo, proyek ini diharapkan menjadi solusi atas persoalan infrastruktur yang selama ini dikeluhkan, sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan aktivitas ekonomi antarwilayah.

Jika target tercapai, jalur penghubung di kawasan tengah Sulawesi Selatan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu koridor transportasi darat yang semakin nyaman, aman, dan efisien. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini