BARRU β Kebiasaan sederhana seperti menyikat gigi ternyata masih menjadi tantangan bagi sebagian anak-anak usia sekolah dasar. Berangkat dari temuan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKNPK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan program edukasi kesehatan gigi bertajuk SENYUM (Semangat Nyikat untuk Mulut Sehat) di UPTD SD Negeri 193 Barru, Kamis (16/7/2026).
Program yang dilaksanakan mahasiswa KKNPK Posko 69 Desa Kamiri ini menyasar siswa kelas 2 dan 3 SD dengan tujuan membangun kesadaran pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.
Kegiatan tersebut lahir setelah mahasiswa melakukan observasi di lingkungan sekolah dan menemukan masih banyak siswa yang belum memahami durasi ideal menyikat gigi, frekuensi yang dianjurkan, hingga teknik menyikat gigi yang benar.
Temuan itu menjadi perhatian mahasiswa karena kesehatan gigi dan mulut memiliki pengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak, termasuk kenyamanan belajar di sekolah.
Sejak pagi, suasana sekolah tampak berbeda. Puluhan siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian edukasi yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan perkenalan dan penyampaian materi di dalam kelas sebelum seluruh peserta diajak menuju lapangan sekolah untuk mengikuti sesi praktik.
Di lokasi tersebut, mahasiswa membagikan media edukasi dan menjelaskan berbagai hal terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi serta dampak yang bisa ditimbulkan jika kebersihan mulut diabaikan.
Tidak hanya teori, mahasiswa juga memperagakan cara menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi berukuran besar agar lebih mudah dipahami siswa.
Setelah itu, seluruh peserta mengikuti aksi sikat gigi bersama yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKNPK.
Momen tersebut menjadi salah satu bagian paling menarik karena siswa dapat langsung mempraktikkan materi yang baru saja mereka pelajari.
Penanggung Jawab Program SENYUM, Putri Adelia Ilham, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, mengatakan edukasi ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan baik yang dapat dibawa anak-anak hingga dewasa.
“Melalui program SENYUM ini, kami berharap edukasi yang diberikan tidak hanya menjadi angin lalu. Anak-anak diharapkan bisa menanamkan kebiasaan menyikat gigi dengan teknik, durasi, dan frekuensi yang benar sejak dini sehingga kesehatan gigi dan mulut mereka tetap terjaga hingga dewasa nanti,” ujarnya.
Untuk mengukur pemahaman peserta, mahasiswa juga mengadakan sesi tanya jawab interaktif yang disambut antusias oleh para siswa.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang aktif diberikan suvenir menarik sebelum kegiatan ditutup.
Melalui program SENYUM, mahasiswa KKNPK 69 Unhas berharap budaya menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat semakin tertanam di kalangan anak-anak sekolah dasar, sekaligus menjadi langkah sederhana namun penting dalam menciptakan generasi yang lebih sehat di Kabupaten Barru. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Barru Hari Ini .
