Sidrap, katasulsel.com β€” Ada yang berbeda dari wajah markas TNI di ujung timur Kabupaten Sidrap.

Kantor Koramil Dua Pitue kini memiliki wajah baru.

Bangunan yang sebelumnya berada pada posisi lebih rendah dari badan jalan itu dibenahi dan dibangun kembali. Letaknya yang berada tepat di pinggir jalan raya membuat kondisi kantor lama dinilai sudah tidak representatif.

Panglima Kodam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko datang langsung ke Sidrap untuk meresmikan kantor tersebut, Kamis (20/8/2026).

Kunjungan kerja Pangdam ke Bumi Nene Mallomo itu sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi TNI dan Pemerintah Kabupaten Sidrap.

Kedatangan Mayjen Bangun Nawoko disambut Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf. Andi Zulhakim Asdar, Kapolres Sidrap AKBP Indra Waspada Yuda, Kajari Sidrap Adhy Kusumo Wibowo serta jajaran pejabat daerah lainnya.

Dulu Lebih Rendah dari Jalan

Ada alasan khusus mengapa Kantor Koramil Dua Pitue perlu dibenahi.

Bupati Syaharuddin Alrif mengungkapkannya langsung di hadapan Pangdam.

Posisi kantor lama bahkan sudah lebih rendah dibandingkan jalan raya.

β€œSudah saatnya memang dibangun, apalagi kantor Koramil selama ini posisinya sudah lebih rendah daripada jalan raya sehingga tidak elok dipandang,” ujar Syaharuddin.

Kondisi itu semakin terasa karena kantor berada di sisi jalan raya yang setiap hari dilewati masyarakat.

Bagi pemerintah daerah, kantor Koramil bukan sekadar bangunan.

Di tempat itulah personel TNI menjalankan fungsi pembinaan teritorial dan berinteraksi dengan masyarakat.

Karena itu, menurut Syaharuddin, sudah waktunya fasilitas tersebut dibuat lebih layak.

β€œTerlebih lagi, letaknya berada di pinggir jalan raya yang setiap hari dipandangi oleh orang-orang yang melintas. Itulah sebabnya, kami dan Pak Dandim sepakat untuk membenahi kantor Koramil tersebut,” katanya.

Bukan Hanya Soal Bangunan

Bagi Syaharuddin, keberadaan Koramil Dua Pitue memiliki arti lebih besar daripada sekadar sebuah kantor baru.

Personel Koramil dibutuhkan masyarakat untuk berbagai kegiatan.

Termasuk mendukung pembinaan masyarakat hingga mengawal program ketahanan pangan di wilayah Dua Pitue.

Apalagi kawasan ujung timur Sidrap tersebut memiliki aktivitas pertanian yang cukup penting bagi daerah.

Karena itu, keberadaan TNI di tengah masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan berbagai program pemerintah.

TNI Ikut Didorong Percepat Koperasi Merah Putih

Dalam kesempatan tersebut, Syaharuddin juga menyampaikan program lain yang kini menjadi perhatian pemerintah daerah.

Yakni Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP).

Menurutnya, TNI ikut dilibatkan untuk membantu mempercepat pembangunan fisik gerai dan infrastruktur koperasi di wilayah Sidrap.

Kolaborasi Pemkab Sidrap dan Kodim 1420/Sidrap disebut telah berjalan intensif.

Bahkan, Syaharuddin mengaku rapat koordinasi terkait program tersebut dilakukan hampir setiap hari.

β€œSebagai bentuk keseriusan kami di Sidrap, Jenderal, hampir setiap hari. Bahkan pernah empat hari berturut-turut kami bersama unsur terkait melakukan rapat dari pagi hingga pagi untuk memantapkan program ini,” ungkapnya.

Bagi pemerintah daerah, koperasi tersebut bukan hanya proyek pembangunan fisik.

Ada harapan agar keberadaannya nantinya benar-benar memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat desa dan kelurahan.

Pangdam Apresiasi Sidrap

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko memberikan apresiasi terhadap pembangunan Kantor Koramil Dua Pitue.

Jenderal lulusan Akademi Militer 1992 itu juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidrap, khususnya Bupati Syaharuddin Alrif, atas dukungan dan kerja sama yang telah terbangun dengan jajaran TNI.

Dukungan pemerintah daerah, menurut Pangdam, menjadi bagian penting dalam memperkuat keberadaan satuan kewilayahan.

Sebab Koramil bukan hanya tempat personel TNI berkantor.

Koramil adalah salah satu titik kehadiran negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di tingkat kecamatan.

Dari Kantor Koramil ke Ketahanan Pangan

Ada benang merah yang cukup jelas dari kunjungan Pangdam Hasanuddin kali ini.

Bangunan baru hanyalah satu bagian.

Yang lebih besar adalah bagaimana keberadaan TNI di Dua Pitue dapat semakin kuat dalam mendukung masyarakat.

Mulai dari pembinaan wilayah.

Ketahanan pangan.

Pembangunan desa.

Hingga program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Dan bagi Sidrap, sinergi tersebut menjadi penting karena sebagian besar denyut ekonomi masyarakat masih bertumpu pada sektor pertanian.

Kantor Koramil Dua Pitue akhirnya bukan hanya mendapatkan bangunan baru.

Ia mendapatkan satu pesan baru pula:

semakin dekat dengan masyarakat, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dijalankan.

Dari gedung yang sebelumnya lebih rendah dari jalan raya, kini Koramil Dua Pitue berdiri dengan wajah baru.

Dan dari tempat itulah, TNI diharapkan semakin aktif menjaga wilayah sekaligus ikut mengawal agenda pembangunan Sidrap.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini