Soppeng, katasulsel.com — Ketidakhadiran Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, dalam agenda konsolidasi Partai Golkar Sulawesi Selatan sempat menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Maklum, Golkar merupakan partai yang mengusung dirinya hingga terpilih sebagai Bupati Soppeng.
Banyak pihak kemudian mempertanyakan alasan Suwardi tidak tampak dalam kegiatan yang dihadiri sejumlah kader dan tokoh penting Golkar Sulsel tersebut. Bahkan, sempat muncul dugaan adanya persoalan politik di internal partai.
Namun informasi yang dihimpun menyebutkan, Suwardi Haseng saat itu tengah berada di Makassar untuk menghadiri agenda lain yang telah lebih dulu dijadwalkan.
Meski tidak sempat hadir langsung di acara konsolidasi, komunikasi antara Suwardi dan jajaran Partai Golkar disebut tetap berjalan baik. Bahkan, ia dikabarkan masih melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh Golkar Sulsel, termasuk Ketua DPD II Golkar Soppeng, Muhiddin.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Sejumlah kader Golkar di Soppeng juga menegaskan tidak ada persoalan serius terkait absennya Suwardi dalam kegiatan tersebut. Mereka meminta masyarakat tidak langsung mengaitkan ketidakhadiran itu dengan konflik politik.
“Beliau punya agenda lain di Makassar. Jadi bukan karena ada masalah dengan partai,” ujar salah satu kader Golkar Soppeng.
Acara konsolidasi Golkar sendiri memang menjadi perhatian karena dihadiri sejumlah kepala daerah dan pengurus partai dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan.
Meski demikian, pihak internal partai memastikan hubungan politik antara Bupati Soppeng dan Golkar tetap harmonis. Aktivitas pemerintahan maupun komunikasi politik disebut berjalan normal seperti biasa. (*)
Update terbaru: 18 Mei 2026 19:02 WIB
