Sidrap, katasulsel.com — Persiapan Kabupaten Sidenreng Rappang sebagai tuan rumah Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 terus dikebut. Namun di balik agenda resmi, ada pesan-pesan tegas yang disampaikan langsung dari pucuk pimpinan daerah.

Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Kontingen Porsenijar di Baruga Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap, Senin (22/6/2026). Pertemuan itu dihadiri pengurus PGRI, pelatih, koordinator cabang olahraga, hingga calon atlet yang akan berlaga di tingkat provinsi pada 2–6 Juli 2026 mendatang.

Sejak awal rapat, suasana berlangsung serius. Sidrap yang juga dipercaya sebagai tuan rumah, tidak ingin sekadar menjadi penyelenggara, tetapi juga tampil sebagai daerah yang mampu berbicara banyak dalam prestasi.

Dalam arahannya, Nurkanaah yang juga Ketua PGRI Sidrap menekankan satu hal yang menjadi perhatian utama: fokus total para atlet dalam masa persiapan.

“Jaga stamina. Jangan sampai ada kegiatan lain yang mengganggu latihan. Kalau ada penugasan dari organisasi yang berbenturan dengan persiapan, segera koordinasikan,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat agar seluruh elemen pendukung lebih disiplin dalam mengatur agenda, sehingga program pemusatan latihan tidak terganggu oleh aktivitas lain di luar kepentingan kompetisi.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya dukungan lintas sektor. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Sidrap diminta untuk ikut memastikan kesiapan teknis kontingen, mulai dari fasilitas latihan, administrasi, hingga kebutuhan operasional lainnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidrap, kami ingin semua dipersiapkan dengan maksimal. Ini bukan sekadar pertandingan, tetapi membawa nama daerah. Kita ingin guru-guru Sidrap tampil percaya diri dan berprestasi,” ujarnya.

Nurkanaah juga menyampaikan pesan Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, yang menekankan pentingnya kekompakan, sportivitas, serta mental juara dalam menghadapi Porsenijar.

Dengan status sebagai tuan rumah, Sidrap berada dalam sorotan ganda: sukses sebagai penyelenggara dan sukses sebagai kontingen. Kondisi ini membuat persiapan yang sedang berjalan menjadi perhatian serius berbagai pihak di lingkungan pendidikan daerah.

Saat ini, kontingen Sidrap telah memasuki tahap pemusatan latihan untuk berbagai cabang olahraga dan seni. Dari proses inilah, harapan besar mulai dibangun untuk menjadikan Sidrap bukan hanya tuan rumah, tetapi juga kekuatan yang diperhitungkan di Porsenijar Sulawesi Selatan 2026.(*)