Pinrang, katasulsel.com – Di tengah geliat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kabupaten Pinrang mulai menunjukkan arah baru dalam membangun kemandirian pangan. Bukan sekadar menjadi daerah penyalur bahan baku, Pinrang kini mulai menanam sendiri kebutuhan dapur MBG dari lahan-lahan desa.

Sebuah langkah yang lahir dari pertanyaan sederhana namun penuh makna: kalau bisa tanam sendiri, mengapa harus mendatangkan dari luar?

Pertanyaan itulah yang kini perlahan dijawab melalui kolaborasi antara Satgas MBG Pinrang, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN), pemerintah desa, serta mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hasilnya mulai terlihat di Desa Kaballangan, Kecamatan Duampanua.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Dari tujuh bedeng sederhana yang ditanami bawang merah, petani lokal berhasil memanen 218 kilogram bawang merah grade A. Seluruh hasil panen itu langsung diserap untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di wilayah setempat.

Panen perdana tersebut bukan hanya soal hasil pertanian, melainkan simbol bahwa desa mampu menjadi bagian penting dalam rantai pasok pangan nasional.

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita