Pinrang, Katasulsel.com — Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Gerindra, La Tinro La Tunrung, turun langsung ke lapangan dalam kunjungan kerjanya di Pinrang, Rabu (29/4/2026).
Tak hanya fokus pada sektor pendidikan, ia juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang beras milik Perum Bulog untuk memastikan kondisi stok pangan masyarakat.
Kunjungan dimulai dari SMP Negeri 3 Suppa. Di sana, La Tinro melihat langsung kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Ia meninjau ruang kelas hingga fasilitas pendukung, memastikan proses belajar berjalan dengan layak.
Namun yang menarik, agenda tidak berhenti di dunia pendidikan.
La Tinro kemudian bergerak ke gudang Bulog di wilayah Maccorawalie dan Lamajakka. Sidak ini dilakukan untuk memastikan satu hal penting: apakah stok beras benar-benar aman?
Di lokasi, ia mengecek langsung kondisi penyimpanan, kualitas beras, hingga kesiapan distribusi. Dalam pengawasan seperti ini, langkah turun langsung ke lapangan sering disebut sebagai cek fakta di tempat, bukan sekadar laporan di atas meja.
Hasilnya, cadangan beras pemerintah di wilayah tersebut dinilai masih dalam kondisi aman. Distribusi juga disebut berjalan relatif lancar.
“Ketersediaan pangan harus tetap terjaga. Ini kebutuhan dasar masyarakat yang tidak boleh terganggu,” tegasnya.
Menurutnya, peran Perum Bulog sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara stok dan kebutuhan masyarakat. Jika distribusi terganggu, dampaknya bisa langsung terasa pada harga di pasaran.
Karena itu, pengawasan seperti ini dianggap penting untuk mencegah potensi masalah sejak awal—baik kekurangan stok maupun lonjakan harga.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap program strategis nasional, khususnya di bidang pendidikan dan ketahanan pangan.
Pesannya jelas: bukan hanya sekolah yang harus siap, tapi juga dapur masyarakat harus tetap aman.
Di tengah kondisi ekonomi yang dinamis, memastikan beras tetap tersedia dan terjangkau bukan lagi pilihan—melainkan kewajiban. (*)
