SIDRAP, Katasulsel.com – Kabupaten Sidenreng Rappang kembali menunjukkan arah pembangunan yang tidak biasa. Saat banyak daerah sibuk membangun tampilan luar, Sidrap justru memilih memperkuat fondasi dari desa.
Terbaru, Desa Teteaji, Desa Polewali, dan Desa Teppo ditetapkan sebagai lokus baru program Desa Cantik atau Desa Cinta Statistik. Sebuah program yang terdengar sederhana, namun membawa misi besar: menjadikan desa lebih cerdas membaca angka, lebih rapi mengelola data, dan lebih tepat menentukan kebijakan.
Ini bukan soal nama yang manis. Ini soal masa depan pemerintahan desa.
Di era modern, data adalah bahan bakar pembangunan. Tanpa data, pemerintah bisa bekerja keras tetapi salah sasaran. Bantuan meleset, program tumpang tindih, dan masalah datang berulang.
Karena itu, langkah Sidrap memasukkan tiga desa baru ke program ini patut dibaca sebagai strategi cerdas. Pemerintahan tidak lagi berjalan berdasarkan kira-kira, tetapi berdasarkan fakta lapangan.
Teteaji dikenal sebagai kawasan dengan denyut pertanian yang kuat. Polewali punya karakter sosial masyarakat yang hidup dan solid. Sementara Teppo merupakan wilayah produktif yang terus berkembang. Kini ketiganya diarahkan menjadi contoh desa modern yang tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu membaca potensi melalui data.
Artinya, seluruh informasi penting mulai dari kemiskinan, kesehatan warga, pendidikan, produksi pertanian, hingga peluang usaha akan ditata lebih sistematis. Jika data akurat, maka keputusan akan lebih tepat. Jika angka jelas, maka pembangunan tidak lagi asal tebak.
Program Desa Cantik juga menjadi sinyal bahwa Sidrap memahami perubahan zaman. Pelayanan publik ke depan menuntut kecepatan, ketepatan, dan transparansi. Semua itu mustahil tercapai tanpa basis data yang kuat.
Banyak daerah sibuk memoles kota. Sidrap justru merawat akarnya. Karena kekuatan kabupaten sejatinya lahir dari desa-desa yang sehat, produktif, dan terkelola baik.
Masuknya Teteaji, Polewali, dan Teppo menjadi lokus baru bukan sekadar penetapan administratif. Ini adalah pesan bahwa pembangunan besar bisa dimulai dari kantor desa kecil.
Sidrap sedang menata masa depan. Dan jalannya dimulai dari kampung. (*)
Cluster Sidrap: Lihat berita Sidrap
