Masamba, Katasulsel.com — Upaya pembentukan Provinsi Luwu Raya kembali bergerak dari ruang pertemuan yang tampak tenang, namun sarat makna politik daerah.

Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonomi Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Minggu (7/6/2026), di Rumah Jabatan Bupati Luwu Utara, Kota Masamba.

Pertemuan itu tidak sekadar agenda seremonial. Di dalamnya, mengalir pembahasan panjang mengenai tahapan dan strategi perjuangan pembentukan provinsi baru di kawasan Tana Luwu.

Rombongan BPP DOB dipimpin Koordinator Wilayah, Ir. H. Hasbi Syamsu Ali, MM, yang juga Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR) Sulawesi Selatan. Mereka diterima langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim.

Suasana pertemuan berlangsung akrab, namun tetap serius. Di meja yang sama, dibicarakan satu hal yang sudah lama menjadi aspirasi: Luwu Raya sebagai daerah otonomi baru.

Hasbi Syamsu Ali menegaskan bahwa komunikasi lintas daerah terus diperkuat sebagai bagian dari konsolidasi besar menuju pemekaran wilayah.

“Kami terus membangun komunikasi dengan seluruh pemerintah daerah di kawasan Luwu Raya. Ini perjuangan bersama yang harus berjalan dalam satu kesadaran,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, pembahasan juga menyentuh aspek administratif yang menjadi syarat formal pembentukan daerah otonom baru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.