Sidrap, katasulsel.com — Kemampuan berbicara dan menyampaikan gagasan dinilai menjadi salah satu modal penting bagi aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas komunikasi terus didorong sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Andi Rahmat Saleh, saat menghadiri sekaligus memberikan motivasi pada kegiatan peningkatan kapasitas aparatur bertajuk Roadshow Pelatihan Ruang Latih Berani Bicara di Aula Saromase, Kompleks SKPD Sidrap, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Selasa (16/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Andi Rahmat Saleh menekankan bahwa kepemimpinan tidak selalu identik dengan sosok yang berada di garis depan. Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi juga ditentukan oleh mereka yang bekerja di balik layar dan berkontribusi terhadap pencapaian tujuan bersama.
“Pemimpin bukan hanya yang tampil di depan, tapi pemimpin juga kadang muncul di belakang layar yang ikut menentukan arah tujuan organisasi,” ujarnya di hadapan peserta pelatihan.
Ia menilai setiap aparatur memiliki posisi strategis dalam mendukung jalannya roda pemerintahan. Oleh sebab itu, kemampuan berkomunikasi perlu terus diasah agar ide, program, maupun pelayanan yang diberikan dapat tersampaikan secara efektif.
Menurut Andi Rahmat Saleh, komunikasi yang baik tidak hanya membantu memperkuat koordinasi internal organisasi, tetapi juga menjadi jembatan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, aparatur dituntut mampu menyampaikan informasi secara jelas, tepat, dan mudah dipahami. Kemampuan tersebut, kata dia, menjadi salah satu faktor yang dapat menunjang profesionalisme dalam bekerja.
Kegiatan pelatihan ini menghadirkan Public Speaking Coach, Trainer sekaligus Motivator, Arum Spink. Melalui berbagai sesi materi dan praktik, peserta dibekali teknik berbicara di depan umum, membangun rasa percaya diri, hingga cara menyampaikan pesan secara efektif kepada audiens.
Program Ruang Latih Berani Bicara dirancang untuk memperkuat kapasitas komunikasi aparatur pemerintah, baik dalam lingkungan kerja maupun saat berinteraksi dengan masyarakat. Pelatihan ini juga diharapkan mampu melahirkan aparatur yang lebih percaya diri, komunikatif, dan adaptif menghadapi berbagai tantangan pelayanan publik.
Dengan peningkatan kompetensi tersebut, aparatur diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi representasi pemerintah yang mampu menyampaikan informasi, gagasan, serta pelayanan secara lebih efektif kepada masyarakat.(*)
