Sidrap, katasulsel.com – Harga beras di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, pada Rabu, 17 Juni 2026, terpantau stabil tanpa mengalami perubahan dibandingkan sehari sebelumnya.
Berdasarkan data harga pangan yang beredar di Sidrap, seluruh kategori beras masih berada pada rentang Rp14.200 hingga Rp17.000 per kilogram. Tidak ada kenaikan maupun penurunan harga yang tercatat pada 17 Juni 2026.
Stabilnya harga beras ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, mengingat beras merupakan komoditas pangan utama yang sangat memengaruhi pengeluaran rumah tangga. Kondisi tersebut juga menunjukkan pasokan beras di daerah lumbung pangan Sulawesi Selatan itu masih terjaga dengan baik.
Pemerintah Kabupaten Sidrap sebelumnya juga memastikan ketersediaan stok beras dalam kondisi surplus. Produksi beras daerah ini mencapai ratusan ribu ton per tahun dan mampu memenuhi kebutuhan lokal maupun memasok daerah lain di Sulawesi Selatan.
Rincian Harga Beras Sidrap 17 Juni 2026
| Jenis Beras | Harga per Kg | Perubahan |
|---|---|---|
| Kualitas Bawah I | Rp14.300 | Tetap |
| Kualitas Bawah II | Rp14.200 | Tetap |
| Kualitas Medium I | Rp15.850 | Tetap |
| Kualitas Medium II | Rp15.500 | Tetap |
| Kualitas Super I | Rp17.000 | Tetap |
| Kualitas Super II | Rp16.400 | Tetap |
Dari daftar tersebut, Beras Kualitas Super I masih menjadi yang tertinggi dengan harga Rp17.000 per kilogram, sementara Beras Kualitas Bawah II menjadi yang termurah dengan harga Rp14.200 per kilogram.
Sebagai salah satu sentra produksi padi nasional, Sidrap selama ini dikenal memiliki cadangan beras yang cukup besar. Pemerintah daerah bahkan menyebut stok beras di sejumlah gudang masih melimpah sehingga pasokan pangan dinilai aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan harga pangan secara berkala, terutama menjelang periode-periode tertentu yang berpotensi memengaruhi permintaan dan distribusi komoditas pokok. (*)
