Anggun Sity Fatima Azara & Febyana Deswita Maharani
Sidrap, Katasulsel.com – Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Desa Ciro-Ciroe melaksanakan program kerja bertajuk “Gerakan 3M Plus dan Pemanfaatan Spray Anti Nyamuk SERAIKU sebagai Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD)” pada 28–29 Juli 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Dusun 1 dan Dusun 2 Desa Ciro-Ciroe, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui penerapan Gerakan 3M Plus serta pemanfaatan bahan alami sebagai upaya mengurangi risiko gigitan nyamuk.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Ciro-Ciroe Riswan Cewang, Sekretaris Desa, Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Lawawoi, masyarakat Desa Ciro-Ciroe, mahasiswa KKN Tematik Universitas Hasanuddin, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang yang turut berpartisipasi.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala Desa Ciro-Ciroe, Riswan Cewang. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi program yang diinisiasi mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan DBD.
Selanjutnya, Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin, Romeo Valentino Reston, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup sehat sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk.
Program kerja ini dipimpin oleh dua penanggung jawab, yakni Anggun Sity Fatima Azara dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin selaku Penanggung Jawab Edukasi serta Febyana Deswita Maharani dari Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin selaku Penanggung Jawab Demonstrasi Pembuatan Spray Anti Nyamuk SERAIKU.
Pada sesi edukasi, Anggun Sity Fatima Azara menyampaikan materi mengenai Demam Berdarah Dengue (DBD), mulai dari penyebab, gejala, cara penularan hingga langkah-langkah pencegahan melalui Gerakan 3M Plus. Materi tersebut disampaikan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.
Setelah sesi edukasi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan Spray Anti Nyamuk SERAIKU yang dipandu oleh Febyana Deswita Maharani. Melalui demonstrasi tersebut, masyarakat diperlihatkan secara langsung proses pembuatan spray anti nyamuk berbahan alami serta cara penggunaannya.
Demonstrasi ini bertujuan memberikan keterampilan praktis kepada masyarakat agar dapat membuat sendiri spray anti nyamuk di rumah menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh. Dengan demikian, masyarakat memiliki alternatif pengusir nyamuk yang lebih mudah, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait materi yang disampaikan maupun proses pembuatan Spray Anti Nyamuk SERAIKU. Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Lawawoi juga turut memberikan pertanyaan kepada pemateri sebagai bentuk evaluasi terhadap pemahaman peserta mengenai demonstrasi yang telah dilakukan.
Untuk mengukur peningkatan pengetahuan masyarakat, tim KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin melaksanakan pre-test sebelum penyampaian materi dan post-test setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Suasana semakin semarak dengan adanya permainan edukatif berupa lima pertanyaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda. Lima peserta yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.
Sebagai penutup, seluruh peserta menerima Spray Anti Nyamuk SERAIKU hasil demonstrasi serta konsumsi yang telah disiapkan panitia.
Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap masyarakat Desa Ciro-Ciroe semakin memahami pentingnya penerapan Gerakan 3M Plus sebagai langkah utama pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Selain itu, demonstrasi pembuatan Spray Anti Nyamuk SERAIKU diharapkan dapat memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi masyarakat untuk diterapkan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
