Penulis:
Anna Maria Ancilla Ningrum Elu

Sidrap, Katasulsel.com – Kreativitas mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali mencuri perhatian di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Alih-alih menggunakan metode belajar biasa, seorang mahasiswa KKN Profesi Kesehatan (KKN-PK) Unhas memilih memanfaatkan cerita rakyat Sulawesi Selatan untuk mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan gigi kepada anak-anak sekolah dasar.

Adalah Anna Maria Ancilla Ningrum Elu, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, yang menggagas program unik bertajuk “Petualangan Gigi Sehat” di SDN 3 Arawa dan SDN 7 Arawa, Kelurahan Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, Sidrap.

Program tersebut menghadirkan kisah “Putri Tadampali dan Kristal Senyum”, sebuah adaptasi cerita rakyat Sulawesi Selatan yang dikemas khusus untuk mengenalkan bahaya gigi berlubang kepada anak-anak.

Lewat pendekatan ini, siswa tidak hanya diajak memahami pentingnya menyikat gigi dan membatasi konsumsi makanan manis, tetapi juga diperkenalkan kembali pada kekayaan budaya daerahnya.

Inovasi ini menjadi perhatian karena menggabungkan dua misi sekaligus: edukasi kesehatan dan pelestarian budaya lokal.

Di tengah tantangan rendahnya kesadaran menjaga kesehatan gigi pada anak usia sekolah, metode storytelling dinilai lebih efektif dibanding penyampaian materi secara konvensional.

Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap alur cerita sambil menyerap pesan kesehatan yang disisipkan dalam kisah tersebut.

Kegiatan berlangsung dalam dua tahap selama Juli 2026.

Pada pertemuan pertama, siswa mengikuti sesi dongeng edukatif. Selanjutnya, dilakukan post-test untuk mengukur pemahaman siswa setelah menerima materi.

Sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, mahasiswa KKN-PK Unhas juga memasang poster “Ayo Kenali Gigi Kita” di lingkungan sekolah agar dapat menjadi pengingat bagi siswa setiap hari.

Kepala SDN 7 Arawa, Puang Sabbe, mengapresiasi program yang dijalankan mahasiswa Unhas tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memberikan pengetahuan kesehatan kepada siswa, tetapi juga menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Sulawesi Selatan sejak usia dini.

Sementara itu, Anna Maria berharap metode yang diterapkannya dapat membantu anak-anak Sidrap memahami pentingnya menjaga kesehatan gigi dengan cara yang menyenangkan.

Melalui program ini, Mahasiswa Unhas membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu dilakukan dengan cara biasa.

Di Sidrap, sebuah cerita rakyat kini berhasil berubah menjadi media edukasi yang mengajarkan anak-anak menjaga senyum sehat sekaligus mencintai budaya daerahnya sendiri. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini