Sidrap, Katasulsel.com β€” Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMABISDIG) Program Studi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang (UMS Rappang) menggelar Training Digital Business (TDB).

Kegiatan ini menjadi wadah pembinaan sekaligus pengenalan dunia organisasi bagi mahasiswa baru.

Training Digital Business dibuka Wakil Dekan II FEB UMS Rappang, Muhammad Rusdi, S.Ag., M.Adm.KP., di Auditorium H. Zaini Razak UMS Rappang, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Collaborative Digitalpreneur: Kreatif, Kolaboratif, Berdampak Nyata” tersebut turut dihadiri Ketua Program Studi Bisnis Digital Andi Riska Andreani Syafaruddin, S.E., M.Ak., sejumlah dosen, pengurus

HIMABISDIG, serta mahasiswa baru Program Studi Bisnis Digital.
Ketua Panitia TDB, Ahmad Nabil Ramadhan Naharuddin, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 14-16 September 2026.

Rangkaian kegiatan dimulai di lingkungan kampus dan dilanjutkan dengan kegiatan luar kampus di Pantai Solopi, Kabupaten Pinrang.

“Hari pertama kegiatannya dilaksanakan di kampus selama satu hari dan bermalam. Kemudian besok paginya peserta berangkat ke lokasi kedua, yaitu Pantai Solopi di Pinrang,” kata Ahmad.

Menurutnya, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga mengikuti evaluasi untuk mengukur pemahaman terhadap materi yang diberikan selama kegiatan.

“Di sana juga akan diberikan materi seperti yang disampaikan hari ini. Kemudian ada evaluasi materi. Rencananya peserta kembali setelah selesai salat Zuhur,” jelasnya.

Ahmad Nabil menjelaskan, kegiatan TDB secara khusus ditujukan untuk membina mahasiswa baru Bisnis Digital agar mampu berkembang, baik dalam kemampuan akademik maupun organisasi.

“Tujuan kegiatan ini untuk membina mahasiswa baru Bisnis Digital agar berkembang lebih baik. Ini juga menjadi pelatihan bagi mahasiswa Bisnis Digital yang baru,” ujarnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan materi yang diberikan dapat diterapkan peserta dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan terselenggara dengan baik. Kami juga berharap materi-materi yang disampaikan kepada mahasiswa baru bisa bermanfaat dan dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum HIMABISDIG UMS Rappang, Alam Dirgajaya, mengatakan tema yang diangkat menjadi gambaran semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.

Ia meminta mahasiswa baru tidak sekadar mengikuti TDB sebagai kegiatan formalitas, tetapi menjadikannya sebagai langkah awal untuk membangun karakter dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu berkontribusi dalam organisasi.

“Saya harap para peserta bukan hanya hadir mengikuti materi kemudian selesai. Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal untuk berproses, membentuk karakter, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi yang mampu membawa organisasi ini menjadi lebih baik,” kata Alam.

Menurutnya, berorganisasi tidak hanya menuntut mahasiswa menjadi anggota, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab, keberanian menyampaikan pendapat, serta kemampuan bekerja sama.

“Di dalam organisasi, kita tidak hanya dituntut menjadi anggota, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab, keberanian untuk menyampaikan pendapat, dan kemampuan untuk bekerja,” ujarnya.

Alam pun mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian TDB dengan serius, namun tetap mengedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.

“Jangan takut bertanya, jangan takut berpendapat, dan jangan takut untuk berproses. Mari kita jadikan kegiatan ini bukan hanya sekadar kegiatan formalitas, tetapi sebagai titik awal untuk membangun solidaritas, memperkuat rasa persaudaraan, dan menumbuhkan semangat dalam diri kita masing-masing,” katanya.

Ia menegaskan, organisasi bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan bagaimana setiap anggota dapat berkembang bersama dan memberikan manfaat bagi orang lain.

“Organisasi bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi tentang bagaimana kita bisa tumbuh bersama dan memberikan manfaat bagi sesama,” pungkasnya. (*)