Tipue Sultan EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 413 Lihat semua

Parepare, Katasulsel.com — Kota Parepare merupakan salah satu daerah tingkat II di Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki posisi strategis di pesisir barat Pulau Sulawesi. Kota ini berada di tepian teluk yang menghadap langsung ke Selat Makassar dan dikenal sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan pelabuhan di kawasan Ajatappareng.

Selain memiliki nilai strategis secara geografis, Parepare juga dikenal luas sebagai kota kelahiran Presiden ke-3 Republik Indonesia, B. J. Habibie. Tokoh nasional tersebut lahir di kota pelabuhan ini sebelum kemudian menorehkan sejarah penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Secara administratif, Kota Parepare memiliki luas wilayah sekitar 99,33 kilometer persegi dengan jumlah penduduk berkisar ±140 ribu jiwa. Mayoritas masyarakatnya berasal dari suku Bugis dengan bahasa sehari-hari menggunakan bahasa Bugis. Dari sisi keagamaan, sebagian besar penduduk memeluk agama Islam.

Jejak Sejarah Parepare

Sejarah awal terbentuknya Kota Parepare tidak lepas dari kondisi geografis wilayahnya pada masa lampau. Kawasan yang kini menjadi kota tersebut dahulu merupakan wilayah dataran tinggi yang dipenuhi semak belukar serta lubang-lubang tanah yang tidak beraturan.

Wilayah itu membentang dari bagian utara yang dikenal dengan sebutan Cappa Ujung hingga ke arah selatan kota. Seiring perkembangan waktu dan aktivitas masyarakat, kawasan tersebut perlahan berkembang menjadi permukiman yang kemudian dikenal sebagai Parepare.

Dalam perjalanan sejarahnya, Parepare berkembang menjadi kota pelabuhan penting yang menjadi penghubung jalur perdagangan dan transportasi di pesisir barat Sulawesi Selatan.

Letak Geografis dan Batas Wilayah

Secara geografis, Kota Parepare berada pada koordinat 3°57’39” – 4°04’49” Lintang Selatan dan 119°36’24” – 119°43’40” Bujur Timur dengan ketinggian wilayah berkisar antara 0 hingga 500 meter di atas permukaan laut.

Kota ini berbatasan dengan beberapa daerah di sekitarnya, yakni:

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Pinrang

Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)

Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Barru

Sebelah Barat berbatasan langsung dengan Selat Makassar

BACA JUGA:
Skor 2-4, Menyakitkan..
Skor 2-4, Menyakitkan..
Feature | 03 Mar 2026

Meskipun berada di wilayah pesisir, sebagian besar wilayah Parepare memiliki topografi berbukit-bukit, yang menjadikan lanskap kota ini cukup unik dibandingkan kota pesisir lainnya.

Iklim dan Kondisi Cuaca

Berdasarkan data stasiun klimatologi, suhu rata-rata di Kota Parepare mencapai sekitar 28,5 derajat Celsius. Suhu minimum tercatat sekitar 25,6°C, sementara suhu maksimum dapat mencapai 31,5°C.

Sebagai wilayah tropis, Parepare memiliki dua musim utama, yaitu:

Musim kemarau berlangsung sekitar Maret hingga September

Musim hujan terjadi pada Oktober hingga Februari

Struktur Wilayah Administratif

Dalam pembagian wilayah administrasi, Kota Parepare memiliki 4 kecamatan dengan total 22 kelurahan definitif.

Namun secara umum wilayah kota terbagi dalam beberapa kecamatan utama, di antaranya:

Kecamatan Bacukiki, dengan luas sekitar 79,70 km² atau sekitar 80 persen wilayah kota, terdiri dari 9 kelurahan

Kecamatan Ujung, dengan luas sekitar 11,30 km², terdiri dari 5 kelurahan

Kecamatan Soreang, dengan luas sekitar 8,33 km², terdiri dari 7 kelurahan

Pembagian wilayah ini menjadi dasar pengelolaan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di Kota Parepare.

Visi Pembangunan Kota

Dalam arah pembangunan daerah, Pemerintah Kota Parepare mengusung visi:

“Terwujudnya Parepare sebagai Bandar Madani dengan masyarakat yang mandiri, religius, serta berkomitmen terhadap lingkungan.”

Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menetapkan sejumlah misi pembangunan, di antaranya:

meningkatkan pemerataan kesejahteraan masyarakat

meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan

memperkuat pembangunan infrastruktur dan fasilitas kota

membangun masyarakat yang berwawasan lingkungan

menciptakan kehidupan sosial yang religius, toleran, tertib, dan harmonis

mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik

Dengan potensi geografis, sejarah panjang, serta posisi strategis di jalur pesisir barat Sulawesi Selatan, Kota Parepare terus berkembang sebagai kota jasa, perdagangan, dan pelabuhan yang menjadi salah satu penggerak ekonomi kawasan.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.