Soppeng, Katasulsel.com — Pelan tapi pasti. Kini mulai terlihat.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tak main-main. Tahun 2026, infrastruktur jalan digenjot lewat skema Multi Years Project (MYP).

Hasilnya mulai tampak di lapangan.

Bukan sekadar janji.

Di sejumlah ruas strategis, khususnya wilayah Soppeng dan Wajo, pekerjaan betonisasi bahu jalan mulai rampung. Rapi. Kuat. Lebih fungsional.

Di ruas Batas Soppeng–Ulugalung, tepat di STA 0+275, bahu jalan yang dulu rentan kini sudah dibeton. Panjang penanganannya mencapai 12,16 kilometer.

Tak hanya mempercantik. Tapi memperkuat struktur jalan.

Di titik lain, ruas Impa-Impa–Anabanua juga ikut disentuh. Tepatnya di STA 16+150 sisi kiri. Bahu jalan yang sebelumnya belum tertata kini berubah.

Lebih kokoh.

Lebih siap menahan beban.

Total penanganan di ruas ini bahkan lebih panjang. 16,90 kilometer.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, menegaskan langkah ini bukan tanpa alasan.

“Ini untuk meningkatkan keselamatan, kenyamanan, dan kapasitas jalan, terutama di ruas dengan mobilitas tinggi,” ujarnya.

Penjelasannya lugas.

Bahu jalan bukan sekadar pelengkap. Tapi penopang utama badan jalan. Jika kuat, usia jalan lebih panjang.

Jika lemah, cepat rusak.

Makanya dibeton.

Program ini masuk dalam MYP Paket 4. Fokusnya jelas. Peningkatan kualitas jalan secara bertahap dan berkelanjutan.

Bahu jalan yang sebelumnya tanah dan kerikil—rawan tergerus—kini diperkuat permanen.

Ini juga bagian dari komitmen pemerintahan Andi Sudirman Sulaiman bersama wakilnya, Fatmawati Rusdi.

Targetnya bukan hanya infrastruktur.

Tapi dampaknya.

Akses transportasi makin aman. Perjalanan lebih nyaman. Distribusi logistik lancar.

Dan yang paling terasa—pergerakan hasil pertanian makin cepat.

Ujungnya satu.

Ekonomi daerah ikut bergerak. (*)

Gambar berita Katasulsel