Parepare, Katasulsel.com – Arus lalu lintas di perempatan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendadak jadi tontonan warga. Bukan karena kecelakaan atau kemacetan panjang, tapi karena dua pria yang diduga sebagai “Pak Ogah” justru terlibat perkelahian di tengah jalan.

Peristiwa itu terekam kamera warga dan kemudian viral di media sosial. Dalam video yang beredar, terlihat dua pria masing-masing mengenakan pakaian krem dan rompi saling adu jotos di tengah padatnya kendaraan yang melintas.

Aksi tersebut sempat membuat pengendara kaget dan memperlambat laju kendaraan. Beberapa bahkan terlihat hanya bisa menyaksikan dari dalam mobil atau motor, karena kejadian berlangsung tepat di tengah persimpangan.

Beruntung, seorang anggota TNI yang kebetulan melintas langsung turun tangan. Tanpa banyak menunggu, ia melerai keduanya agar tidak semakin memanas.

“Pas lewat saya lihat ada orang berkelahi, saya langsung lerai dan bawa ke halaman masjid untuk dimediasi,” ujar Babinsa Serda Amiruddin.

Meski sudah dipisahkan, kedua pria itu masih sempat terlibat adu mulut sebelum akhirnya situasi benar-benar bisa dikendalikan.

Dari keterangan yang beredar, perkelahian ini diduga dipicu kesalahpahaman soal pembagian waktu atau sif saat mengatur lalu lintas di lokasi tersebut. Hal yang sederhana, tapi berujung ricuh di tengah jalan.

Keduanya kemudian diamankan untuk diberikan pembinaan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Peristiwa ini jadi pengingat bahwa di jalan raya, yang diatur bukan hanya kendaraan—tapi juga emosi yang kadang ikut “macet” tanpa aturan.(*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita