Sidrap, katasulsel.com — Ada pemandangan beda di Sidrap. Biasanya Babinsa dikenal jaga keamanan wilayah, sekarang mereka ikut “turun dapur”—mengawal langsung pembagian makan bergizi gratis untuk warga.

Personel dari Kodim 1420/Sidrap ini bukan cuma berdiri mengawasi. Mereka benar-benar terlibat dari awal: cek makanan, pantau pembagian, sampai memastikan yang terima memang orang yang berhak.

Program ini menyasar kelompok yang paling butuh perhatian: anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dan di sinilah peran Babinsa terasa beda—lebih dekat, lebih membumi.

“Kami bukan cuma jaga wilayah, tapi juga ikut jaga kebutuhan dasar warga,” kata salah satu Babinsa sambil ikut mengawasi pembagian.

Yang menarik, kehadiran Babinsa justru bikin warga lebih percaya dan nyaman. Proses pembagian jadi tertib, tidak ada rebutan, dan semua terasa lebih transparan.

Seorang ibu hamil bahkan mengaku baru kali ini melihat aparat ikut langsung dalam urusan seperti ini.

“Biasanya Babinsa urus keamanan, sekarang ikut pastikan kami dapat makanan sehat. Rasanya lebih diperhatikan,” ujarnya.

Fenomena ini jadi warna baru di lapangan. Babinsa tak lagi sekadar simbol keamanan, tapi juga bagian dari solusi sosial—ikut memastikan dapur warga tetap “menyala”.

Di balik itu semua, program makan bergizi gratis ini memang punya tujuan besar: menekan angka kekurangan gizi dan membangun generasi sehat sejak dini.

Dan di Sidrap, tugas itu ternyata tidak hanya dipegang pemerintah—tapi juga dijaga langsung oleh Babinsa, sampai ke piring warga. (*)

Editor
Mengawal akurasi dan kedalaman berita