Pinrang, katasulsel.com — Komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam membangun daerah melalui kolaborasi lintas sektor kembali ditegaskan Bupati Pinrang, H.A. Irwan Hamid, S.Sos. Orang nomor satu di Bumi Lasinrang itu menerima audiensi Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pinrang dan Pengurus Wahdah Islamiyah Kabupaten Pinrang di ruang kerjanya, Rabu (24/6).

Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan dan keagamaan. Kedua sektor ini dinilai memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Dalam audiensi bersama jajaran PGRI Kabupaten Pinrang, Bupati Irwan menerima laporan terkait kesiapan kontingen Pinrang yang akan berlaga pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Bupati Irwan menyampaikan dukungan penuh kepada para guru yang akan mewakili Kabupaten Pinrang. Menurutnya, Porseni bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pengembangan potensi, kreativitas, dan kapasitas para pendidik.

“Guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan. Ketika kualitas dan kapasitas guru terus meningkat, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh peserta didik dan masyarakat secara luas,” ungkap Irwan.

Ia berharap seluruh kontingen mampu menjaga nama baik Kabupaten Pinrang, menjunjung tinggi sportivitas, serta meraih prestasi yang membanggakan daerah.

Sementara itu, dalam pertemuan bersama Pengurus Wahdah Islamiyah Kabupaten Pinrang, Bupati Irwan menerima laporan mengenai kesiapan kontingen yang akan mengikuti Muktamar Ke-V Wahdah Islamiyah di Jakarta.

Pada kesempatan tersebut, Irwan berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi organisasi maupun masyarakat. Ia juga mendorong agar sinergi antara Wahdah Islamiyah dan Pemerintah Kabupaten Pinrang terus diperkuat dalam berbagai program pembinaan umat dan pembangunan karakter masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur dari keberhasilan pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas mental dan spiritual masyarakatnya. Karena itu, kehadiran organisasi keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai persatuan dan kebersamaan.

“Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Jika hal ini terus terbangun, maka manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui dua audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan pembinaan keagamaan, serta mendorong terwujudnya masyarakat Pinrang yang semakin maju, sejahtera, dan kompetitif di berbagai bidang.(*)