Jakarta, katasulsel.com — Sebuah insiden kekerasan yang melibatkan seorang calon saksi sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat mendadak viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Seorang perempuan berinisial NM (35) diduga menjadi korban penganiayaan saat hendak memberikan kesaksian dalam sebuah perkara persidangan, hingga sempat terjadi aksi kejar-kejaran di sekitar area pengadilan.

Peristiwa yang terjadi pada 31 Maret 2026 itu kembali mencuat setelah rekaman CCTV dan video amatir tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, korban terlihat berlari panik dari arah PN Jakarta Barat menuju sebuah SPBU di Jalan S Parman, sebelum diduga dikejar oleh seorang perempuan lain yang kemudian disebut berinisial GS.

Situasi di lokasi sempat berubah tegang ketika korban terlihat terpojok di area parkir SPBU. Dugaan aksi kekerasan kemudian terjadi sebelum akhirnya sejumlah warga sekitar turun tangan melerai kejadian tersebut. Video itu memperlihatkan suasana kepanikan yang berlangsung di area publik yang hanya berjarak beberapa meter dari gedung pengadilan.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora, membenarkan adanya laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Ia menyebut korban telah membuat laporan resmi dan sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan awal terhadap saksi serta mengumpulkan bukti pendukung untuk mendalami motif di balik peristiwa itu.

Berdasarkan informasi kepolisian, korban NM diketahui berstatus sebagai saksi dalam perkara persidangan di PN Jakarta Barat. Peristiwa bermula ketika korban diduga keluar dari ruang sidang sebelum kemudian dikejar oleh terduga pelaku. Karena merasa terancam, korban berlari ke arah SPBU di samping gedung pengadilan, namun tetap diduga mengalami tindakan kekerasan di lokasi tersebut.

Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Aparat masih mendalami hubungan antara korban dan terduga pelaku serta memastikan kronologi lengkap kejadian yang sempat terekam kamera pengawas tersebut.

Sementara itu, viralnya video insiden ini memunculkan sorotan publik terkait keamanan lingkungan peradilan, terutama perlindungan terhadap saksi yang sedang menjalani proses hukum. Banyak pihak menilai peristiwa tersebut menjadi alarm serius agar pengamanan di sekitar pengadilan diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Hingga kini, penyidik Polsek Palmerah masih terus mengumpulkan keterangan tambahan, sementara kasus ini menjadi perhatian luas di ruang publik karena terjadi di area yang seharusnya menjadi tempat paling aman dalam proses penegakan hukum. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita